Agama

Perceraian kian marak, Lukman: seakan perkawinan telah kehilangan kesakralan

3.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
08:00
09 FEB 2017
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
Editor
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Rimanews

Rimanews - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan saat ini ada kecenderungan sebagian masyarakat yang begitu mudah menjalani proses kawin dan cerai, seakan perkawinan telah kehilangan kesakralan dan maknanya. Oleh sebab itu, Kementerian Agama akan lebih serius mengembangkan pendidikan pranikah karena masyarakat mungkin tidak mendapat pengetahuan cukup tentang hakikat perkawinan .

"Masyarakat seakan lupa esensi sakinah, mawadah dan warahmah. Kekerasan dalam rumah tangga pun makin menjadi-jadi. Ini bisa jadi karena masyarakat tidak mendapat pengetahuan cukup tentang esensi dari perkawinan," ujarnya di Lembang, Bandung Barat, kemarin.

Hal itu disampaikan Lukman di hadapan 627 Kepala KUA pada Acara Pembinaan Program Kegiatan Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah di Lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat Tahun 2017.

Dalam kesempatan tersebut, Lukman juga berjanji akan melobi Menteri Keuangan terkait hak para penghulu yang menjalankan tugas menikahkan pada akhir Desember. Hak atas pelaksanaan tugas yang diambil dari pendapatan nasional bukan pajak (PNBP) peristiwa nikah tersebut selama ini tidak bisa dibayarkan karena pada akhir tahun dilakukan proses tutup buku.

"Pada 22 Desember, negara tutup buku. Buku dibuka lagi pada Januari tahun berikutnya. Karenanya, ketika para penghulu menikahkan masyarakat pada akhir Desember, maka haknya tidak bisa terpenuhi. Ini karena regulasinya memang demikian. Kita tidak mungkin menolak atau mengatur masyarakat untuk tidak menikah pada waktu itu. Karenanya, saya siap melobi pihak Kemenkeu, agar hak-hak saudara penghulu, bisa dipenuhi oleh Negara," ujar Menag.

Menag mengapresiasi kinerja KUA selama ini, terlebih karena keberadaan mereka sebagai garda terdepan Kementerian Agama yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat. Menag berharap kinerja yang sudah baik ini bisa diperbaiki lagi karena tantangan yang dihadapi juga semakin kompleks, demikian dikutip dari laman resmi Kemenag hari ini.

Sponsored
The Money Fight

Terbaru
Agama
Sponsored