Agama

Hartati Murdaya kembali pimpin Walubi

8.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
20:12
16 APR 2017
Hartati Murdaya
Reporter
Oki
Sumber
Rimanews

Rimanews - Pengusaha Hartati Murdaya kembali terpilih memimpin Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) dalam Pasamuan Agung Ke-3 yang berlangsung di Jakarta sejak kemarin. 

Hartati terpilih secara aklamasi setelah semua majelis umat Buddha dan lembaga keagamaan Buddha peserta Pasamuan Agung memintanya kembali memimpin.

Sekretaris panitia Pasamuan Agung, Gatot Sukarno Adi, mengatakan, pemilihan ketua umum dalam Pasamuan Agung Walubi dilakukan para peserta yang terdiri dari majelis umat Buddha dan lembaga keagamaan Buddha.

“Walubi adalah organisasi induk yang merupakan federasi atau presidium dari majelis dan lembaga keagamaan umat Buddha yang ada di seluruh Indonesia. Setiap majelis memiliki cabang di daerah serta membina ribuan tempat ibadah maupun sekolah Buddhis di seluruh Indonesia sesuai dengan mazhabnya,” kata Gatot dalam sebuah pernyataan, hari ini.

Hartati sejatinya telah memimpin Dewan Pengurus Pusat (DPP) Walubi selama dua periode sejak 2006. Selain memilih ketua umum serta struktur pengurus baru, Pasamuan Agung atau Musyawarah Nasional yang dihadiri seluruh majelis umat Buddha Indonesia, lembaga keagamaan Buddha, dan DPD Walubi seluruh Indonesia itu juga mengesahkan AD/ART dan program kerja Walubi periode 2017-2022.

Terpilihnya kembali Hartati sudah terlihat sejak sidang pandangan umum, di mana seluruh majelis umat Buddha meminta dirinya kembali memimpin Walubi sehingga menjadi calon tunggal. Dalam pandangan umum, para peserta Pasamuan Agung menilai Hartati memiliki pengetahuan mendalam tentang Buddha, memiliki Buddha dharma dan dharma negara yang baik dan benar, serta dinilai mampu meninggikan harkat umat Buddha Indonesia serta mampu membawa Walubi menjadi organisasi yang terus berperan aktif dalam kehidupan kebangsaan.

Sementara itu, program kerja yang diputuskan pada Pasamuan Agung Ke-3 lebih menekankan pada pentingnya bidang pendidikan dan generasi muda Buddhis Indonesia. Bidang pendidikan untuk membangun mental dan spiritual umat, sedangkan bidang kepemudaan untuk menyiapkan regenerasi kepemimpinan masa depan.

Gatot menjelaskan, di bidang pendidikan Walubi akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan untuk menyusun kurikulum agama Buddha sesuai dengan peraturan yang berlaku, sehingga para guru dari setiap aliran dapat mengajar di sekolah-sekolah umum.

Walubi juga akan berperan aktif menyusun buku-buku pendidikan agama Buddha sesuai dengan alirannya masing-masing, serta akan secepatnya mulai mendidik umatnya mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar hingga ke tingkat perguruan tinggi agama Buddha.

Selain itu, Walubi juga akan meningkatkan frekuensi jam kuliah para guru Buddha di Vihara masing-masing, dan akan meningkatkan motivasi agar generasi muda berminat menjadi guru agama Buddha dan guru kurikulum umum di berbagai tingkat pendidikan yang ada di Indonesia.

"Selama ini, di sekolah-sekolah umum siswa Muslim atau Kristen, misalnya, mudah mendapatkan guru agama, tapi kalau ada siswa yang beragama Buddha di sekolah umum biasanya susah mendapat guru agama Buddha, nah ini kita akan siapkan," terangnya.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
26 Juni 2017 | 07:05
Pengemis berkedok agama
25 Juni 2017 | 07:01
Pengayaan nurani di Hari Fitri
24 Juni 2017 | 06:03
Jalan tengah dalam beragama
22 Juni 2017 | 07:00
Orang sukses pasti mudik
20 Juni 2017 | 06:24
Menjemput taubat
17 Juni 2017 | 19:29
Keutamaan Ramadhan
29 Mei 2017 | 10:59
Romansa Ramadhan
Agama