Pendidikan

3 tanda verbal calon pengantin tak paham tentang pernikahan

2.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:30
09 JAN 2017
Ilustrasi
Penulis
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Rimanews

3. Aku telah sempurna dengan kehadiranmu

Jika kata-kata tersebut diuntai untuk membangun mitologi cinta-cintaan dalam puisi, itu adalah hak si sastrawan. Akan tetapi, jika kalimat tersebut diyakini sebagai sebuah kebenaran, dia jelas-jelas telah mengidap keyakinan palsu ‘false belief’, bukti dari cekak dalam berlogika.

Menikah adalah penyatuan. Jika pakai rumus matematika, akar dari angka satu (1) adalah satu (1). Maksudnya, untuk menghasilkan penyatuan (kita lambangkan dengan angka 1), yang kita butuhkan adalah satu kali satu, sehingga sama dengan satu (1x1=1). Artinya, tiap-tiap calon sudah selesai dengan dirinya masing-masing.

Kalimat Aku telah sempurna dengan kehadiranmu hanya mengindikasikan bahwa yang bersangkutan justru adalah pribadi yang tak lengkap dan sedang mencari pelengkap dari orang lain; padahal, diri ‘self’ tak akan mungkin menjadi lengkap dengan kehadiran orang lain. Mengapa? Karena 1/2x1/2=1/4. Artinya, pribadi yang belum selesai dengan dirinya lalu menikah, yang terjadi justru meracik polusi dalam rumah tangga; depresi, kemesraan semu ‘pseudo intimacy’, kecemasan, kecanduan (makan, selingkuh dan kacanduan apa pun), mitos dan kepalsuan tentang kebahagiaan, hingga perceraian.

Diri yang tidak utuh tidak akan menjadi tiba-tiba lengkap dalam pernikahan; berapa pun kokohnya pasangan, jika diri sendiri tidak utuh (kita pakai rumus, misalnya, 1/2x1=1/2). Jadi, diri tidak akan pernah lengkap dengan menggantungkan kepada orang lain, siapa pun itu. Diri sendirilah yang membuat seseorang bisa utuh sebagai manusia.

Ada mitos dalam masyarakat bahwa, misalnya, lajang yang bandel akan berubah baik jika dinikahkan. Cacat cara pandang ini tidak akan menghasilkan apa-apa selain pernikahan dan keluarga disfungsi.

KATA KUNCI : , ,
Terbaru
19 Januari 2017 | 06:40
Mengakhiri konflik dengan pasangan
12 Januari 2017 | 11:59
SPP SMA/SMK tak lagi gratis
12 Januari 2017 | 05:25
Bullying dan disfungsi sekolah
6 Januari 2017 | 11:01
Hampir seluruh Jawa siap gelar UNBK
Pendidikan