Pendidikan

Empat provinsi yang masih kekurangan guru

2.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
11:24
31 JAN 2017
Reporter
Ahmad
Sumber
setkab.go.id

Rimanews - Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyoroti empat provinsi yang masih mengalami kekurangan tenaga pengajar atau guru dengan perbandingan rasio 0,05 antara guru dengan murid.

"Daerah-daerah itu selalu dikeluhkan mengalami kekurangan guru," kata Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan seperti dikutip setkab.go.id hari ini.

Presiden Joko Widodo pada Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, 19 Januari lalu, meminta Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan analisis perhitungan kuantitas guru berstatus Pegawai Negeri Sipil  (PNS) yang tersebar di provinsi dari aspek rasio jumlah guru dan murid.

Data BKN menunjukkan rasio guru dan murid tertinggi justru berada di Provinsi Kalimantan Tengah, Maluku, Papua, dan Sulawesi Tengah, dengan  rasio 0,05.

Berdasarkan komposisi rasio guru-murid tersebut, justru beberapa daerah yang selama ini dianggap mengalami kekurangan guru berada pada kisaran 0,03 – 0,05.

"Hal ini berindikasi masih terjadinya ketimpangan perhitungan kebutuhan guru terhadap jumlah murid di daerah, yang berdampak dalih pengangkatan tenaga honorer tanpa perhitungan dan analisis yang memadai (Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja)," tutur Ridwan.

Guna mendapatkan informasi sebaran guru dan murid hingga lingkup kabupatan dan kota, menurut Ridwan, BKN siap mendukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) selaku leading sector dalam hal ini. 

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru