Pendidikan

Guru banyak dibebani masalah administrasi

2.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
22:01
01 FEB 2017
Dok. Aksi bela guru beberapa waktu lalu.
Reporter
Dede Suryana
Sumber
Antara

Rimanews - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi mengatakan, guru terlalu banyak dibebani dengan masalah administrasi sehingga tidak menjalankan fungsinya secara optimal.

"Selama ini guru terlalu banyak dibebani masalah administrasi, akibatnya fungsi guru sebagai pencerah tidak berjalan sebagaimana mestinya," ujar Unifah dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Unifah yang baru ditetapkan sebagai ketua definitif PGRI tersebut menambahkan, pihaknya ingin menggiring guru kembali sebagai sosok pencerah. Oleh karena itu, dia meminta pemerintah untuk mengurangi berbagai masalah administrasi.

"Bukan penilaian kerja melalui administrasi yang berbelit-belit,." kata dia.

Dia mengatakan jika guru ingin maju, maka yang diperlu diperhatikan adalah subtansinya, baik itu dalam pembelajaran maupun karakter siswa yang diajarnya.

"Jika tugas guru mengajar, jangan guru diharuskan ikut model guru pembelajar, sehingga setiap hari meninggalkan sekolah. Seharusnya setiap Sabtu atau Minggu saja."

Begitu juga dengan kenaikan pangkat, sistemnya harus disederhanakan. Hal itu pula yang membuat guru-guru di Vietnam lebih maju dibandingkan dengan Indonesia.

Unifah juga berharap ada penyerdehanaan sistem dan perbaikan birokrasi yang berujung pada peningkatan mutu guru. Sistem tata kelola guru harus dibuat sederhana, akuntabel dan terukur sehingga pencapaian guru bukan dilihat dari urusan administrasi tapi hasil yang didapat. 

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
18 Maret 2017 | 20:40
Nasir: insinyur kok jadi wartawan
18 Maret 2017 | 06:45
Iklim pengaruhi bentuk hidung
15 Maret 2017 | 05:07
Kesulitan bersikap santun
11 Maret 2017 | 06:50
Kekejaman orang tua ke anak
Pendidikan