Pendidikan

Muhadjir: Akreditasi bukan sekadar label pada sekolah

3.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
23:47
06 FEB 2017
Mendikbud Muhadjir Effendy
Editor
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Rimanews

Rimanews - Mendikbud Muhadjir Effendy menegaskan bahwa penilaian akreditasi bukan hanya sebatas memberi label pada sekolah, tetapi akan dijadikan perumusan dasar kebijakan.

“Mari kita gunakan data akreditasi ini menjadi dasar perumusan kebijakan untuk kita sampaikan kepada para pemangku kepentingan,” ajak Muhadjir saat menghadiri rapat koordinasi I Badan Akreditasi Nasional di Tangerang Selatan, Banten, kemarin.

Berdasarkan data yang diperoleh Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri, untuk semua jenjang di seluruh Indonesia, sekolah yang mendapatkan akreditasi A (Amat Baik) sebanyak 39.771 sekolah, akreditasi B (Baik) sebanyak 87.588 sekolah, akreditasi C (Cukup) sebanyak 27.408 sekolah serta yang tidak terakreditasi 4.058 sekolah. "Jika dilihat dari data ini, PR kita masih banyak, mari kita susun strategi untuk merumuskan kebijakan,” ujar Mendikbud.

Muhadjir juga menyampaikan pentingnya terobosan-terobosan dalam pelaksanaan program dan kebijakan. “Perlu juga dipikirkan agar akreditasi dapat biayai oleh sekolah/madrasah, sama halnya dengan perguruan tinggi yang mulai memberlakukan ini. Hal ini bisa saja dilakukan, yang terpenting BAN-S/M tetap bisa independen,” ujarnya.

Terbaru
27 Juli 2017 | 13:03
Melonggarkan aturan keluarga
15 Juli 2017 | 07:00
Aksara di sekolah kita
12 Juli 2017 | 07:14
Hasrat memberi dan penghalangnya
4 Juli 2017 | 17:49
UGM temukan antibodi unggas
Pendidikan