Pendidikan

Indonesia Youth Speak Summit 2016, "Delivering SDGs with Integrity"

3.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:00
08 FEB 2017
Editor
Deandra Saraswati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Pada hari Sabtu, 3 Desember 2016 lalu, AIESEC in Prasetiya Mulya berhasil menyelenggarakan Indonesia Youth Speak Summit 2016 dengan tema "Delivering SDGs with Integrity".  Topik utama yang dibahas adalah “No Poverty” dan “Quality of Education”. Youth Speak Summit ini dihadiri oleh 358 delegasi dan merupakan puncak acara penutupan dari Youth Speak Forum yang telah diselenggarakan di Makassar, Bekasi, Yogyakarta, dan Surabaya. Master of Ceremony acara ini adalah Riki Karitra Abadi dan Sarah Juwita. Acara dibuka dengan penampilan kolaborasi oleh Svara Prasetiya dan Sound of Phoenix Orchestra. Pidato pembukaan disampaikan oleh Devina Arsyadi, selaku Ketua panitia penyelenggara, diikuti oleh Dr. Rudy Handoko sebagai wakil dari Prasetiya Mulya, dan ditutup oleh Dina Sonyah sebagai President of AIESEC in Indonesia.

Sesi pertama dibawa oleh Pak Zainul Munassichin, MA selaku Staff Kementrian Pemuda dan Olahraga, tentang peran pemuda dalam perekonomian Indonesia. Setelah sesi tanya jawab, MC menyambut pembicara utama berikutnya, yang adalah seorang penyanyi-penulis lagu, serta merupakan lulusan dari Oxford University. Maudy Ayunda berbagi pengalaman dan pendapat tentang apa yang sebenarnya pemuda dapat lakukan untuk memajukan Indonesia dari perspektif pekerjaannya sebagai entertainer dan status sebelumnya sebagai mahasiswa. Setelah istirahat makan siang, sesi dilanjutkan oleh Ibu Adita Irawati, selaku Vice President Corporate Communications Telkomsel. Beliau berbicara mengenai ‘How Youth Can Drive Indonesia’s Growth : Think, Engage, and Act!’. Setelah sesi tersebut, Bapak Ruben Hattari, selaku Director of Corporate Affairs of Microsoft Indonesia, membawa topik ‘Youth’s Role in the Digital Area’. Sebagai pembicara terakhir, Ir. Antonius Tanan, M.B.A, M.Sc., MA selaku President of Ciputra Entrepreneurial Center, menyampaikan sesi dengan cara menarik dengan topik integritas dan karir yang sukses.

Sesi panel discussion yang dihadiri oleh Bapak Ruben Hattari, Mrs. Adita Irawati, Ms. Stephanie Regina selaku Co-Founder of Erna Batik, DR. Ivan Sandjaja, B.A., PhD selaku Director of Ciputra Incubator & Accelerator. Dengan Tizar Shahwirman sebagai moderator, mereka mendiskusikan tentang bagaimana UKM dapat berkontribusi untuk memecahkan masalah pendidikan dan kemiskinan di Indonesia.

Beberapa tim pemenang dari Youth Speak Forum sebelumnya, mempresentasikan ide dari project mereka di depan dewan juri dan seluruh delegasi dari Youth Speak Summit 2016. Para dewan juri yaitu Francine Pickup selaku Deputy Country Director UNDP; Zainul Munasschin, MA dari Kementerian Pemuda dan Olahraga; dan Adita Irawati dari Telkomsel. Tim pertama adalah dari Makassar dengan 'Komunitas Pemuda Pesisir'. Ide project berikutnya dalam bentuk aplikasi mobile yaitu 'iVolunteer', dari Bekasi. Kemudian dari Yogyakarta, 'Jemput Rejeki' yang merupakan lowongan kerja berbasis aplikasi mobile. Terakhir adalah tim dari Surabaya membuat sebuah project bernama 'KesehatanQ' yang merupakan aplikasi mobile di sektor kesehatan.

Hasil akhirnya, Jemput Rejeki dari Yogyakarta berhasil meraih juara II, mendapat 5 juta rupiah dan  KesehatanQ menduduki juara I, mendapat 10 juta rupiah dari AIESEC in Indonesia untuk merealisasikan project mereka. Pengumuman pemenang tersebut di sekaligus menutup Youth Speak Summit 2016. Kami, semua Panitia Youth Speak Summit 2016 ingin mengucapkan terima kasih untuk semua delegasi dan para partner yang mendukung acara ini berjalan dengan baik. Sampai jumpa di Youth Speak 2017! Let your voice be heard! (PR)

Terbaru
18 Maret 2017 | 20:40
Nasir: insinyur kok jadi wartawan
18 Maret 2017 | 06:45
Iklim pengaruhi bentuk hidung
15 Maret 2017 | 05:07
Kesulitan bersikap santun
11 Maret 2017 | 06:50
Kekejaman orang tua ke anak
24 Februari 2017 | 05:00
Mengapa sampai salah memilih pasangan?
23 Februari 2017 | 05:00
Memaksa guru menulis
Pendidikan