Pendidikan

Muhammadiyah akan gabung beberapa kampusnya

4.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
20:40
16 FEB 2017
Lambang Muhammadiyah
Reporter
Dede Suryana
Sumber
Rimanews

Rimanews -  Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan Pusat Muhammadiyah sedang melebur sejumlah kampus di beberapa daerah menjadi satu perguruan tinggi.

“Idealnya cukup 100 kampus saja, lainnya dilebur. Dalam waktu dekat, tiga perguruan tinggi Muhammadiyah di Palopo, Kendal, Lamongan, dan Samarinda akan menjadi satu dan membentuk universitas,” kata Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Suyatno, seperti diberitakan Suara Muhammadiyah, hari ini.

Beberapa perguruan tinggi Muhammadiyah akan digabung di antaranya yaitu Akademi Kebidanan (Akbid) Muhammadiyah Palopo, STKIP Muhammadiyah Palopo, serta STIE Muhammadiyah Palopo yang nantinya akan menjadi Universitas Muhammadiyah Palopo.

Penggabungan juga akan dilakukan terhadap perguruan tinggi Muhammadiyan di Lamongan yang akan dilebur menjadi Universitas Muhammadiyah Lamongan, perguruan tinggi Muhammadiyah di Samarinda yakni Stikes Muhammadiyah Samarinda dan STIE Muhammadiyah Samarinda yang  akan berganti nama menjadi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, serta dua kampus Muhammadiyah yang masing-masing di Kendal dan Kuningan.

Rektor Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka itu, menjelaskan, saat in, terdapat 165 kampus yang berada di bawah naungan Muhammadiyah. 

Suyatno mengungkapkan, pihaknya mendukung program merger kampus-kampus kecil supaya proses perkuliahan berjalan lebih baik. Meski begitu, diakuinya bahwa proses merger tidaklah mudah. Menurutnya, syarat yang memberatkan adalah perguruan tinggi minimal harus satu kali meluluskan mahasiswa baru bisa merger. Syarat berikutnya adalah akreditasi perguruan tinggi yang akan merger minimal B.

“Harapannya, selama kampus yang dimerger masih satu yayasan, dipermudah. Kecuali jika kampus yang dilebur itu berbeda yayasan, pasti ada perdebatan yayasan satunya kebagian apa dan seterusnya,” tandasnya

KATA KUNCI : , , ,
Pendidikan