Pendidikan

Muhadjir minta pemda prioritaskan pendidikan vokasi

5.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
10:50
05 MAR 2017
Mendikbud Muhadjir Effendy
Editor
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Rimanews

Rimanews - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengimbau pemerintah daerah memberikan prioritas pada pendidikan vokasi untuk melahirkan tenaga terampil Indonesia.

“Pendidikan Vokasi menjadi salah satu arahan Bapak Presiden Joko Widodo untuk diberikan prioritas sebagai wujud menciptakan tenaga terampil yang berdaya saing,” demikian disampaikan Mendikbud saat mengunjungi SMK Negeri 1 Glagah, Banyuwangi, kemarin.

Dalam pernyataan tertulis yang diterima redaksi hari ini, Muhadjir mengatakan SMK yang memiliki keunggulan keterampilan Nautika tersebut menjadi kebanggaan Indonesia. Pada bulan Juni tahun ini, 10 peserta didik SMK itu akan dikirim ke Jepang untuk menerima pelatihan selama tiga tahun.

“Hal ini perlu di contoh oleh sekolah kejuruan lain, dan memberikan motivasi bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia dalam memberikan penguatan dan perhatian terhadap pendidikan vokasi,” tuturnya.

Selanjutnya, Mendikbud mengunjungi SMK Negeri 1, Kecamatan Giri, Banyuwangi, yang memiliki keunggulan di bidang pariwisata. Pada kesempatan ini Mendikbud meresmikan Edotel Kusuma Banyuwangi (hotel 12 kamar) yang diinisiasi oleh para alumni SMK tersebut.

“Dengan berdirinya hotel ini dapat membantu meningkatkan pariwisata di Kabupaten Banyuwangi. Kami harapkan Pemkab dapat membantu pengembangan hotel ini seperti menambahkan jumlah kamarnya,” pesan Mendikbud.

Pada kunjungan berikutnya, Muhadjir mengunjungi SMK Muhammadiyah 6 Rogojampi, Banyuwangi. SMK ini memiliki keunggulan keterampilan otomotif. “Pengembangan dan penguatan pendidikan vokasi sangat penting dilakukan, karena masa depan Indonesia ada di tangan-tangan orang yang terampil. Menjadi keunggulan bangsa kita yakni pariwisata, kemaritiman, pertanian, dan industri kreatif. Mari bersama-sama kita perkuat keunggulan yang kita miliki,” ajaknya.

Mendikbud berharap Kabupaten Banyuwangi dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam penguatan dan pengembangan pendidikan vokasi. Fokuskan keunggulan yang sudah dimiliki masing-masing SMK, dengan begitu akan menghasilkan lulusan yang produktif, dan berdaya saing. “Lulusan ini nanti akan menyongsong bonus demografi dengan menghasilkan anak-anak kita yang mampu bersaing secara nasional dan internasional,” harap Mendikbud. *

Terbaru
27 Juli 2017 | 13:03
Melonggarkan aturan keluarga
15 Juli 2017 | 07:00
Aksara di sekolah kita
12 Juli 2017 | 07:14
Hasrat memberi dan penghalangnya
4 Juli 2017 | 17:49
UGM temukan antibodi unggas
Pendidikan