Pendidikan

Kemenag perketat izin Prodi di Perguruan Tinggi Islam

3.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:17
14 MAR 2017
Dok: Ilustrasi kantor Kemenag
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews

Rimanews - Kementerian Agama melalui Ditjen Pendidikan Islam (Pendis) akan memperketat pemberian izin pembukaan program studi (prodi) bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, baik negeri maupun swasta.

"Saat ini, masih ada 12 PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) dan 900 prodi di Perguruan Tinggi Islam Swasta yang belum terakreditasi," kata Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin seperti dikutip kemenag.go.id, hari ini.

Menurutnya, pengetatan pembukaan izin prodi sudah saatnya dilakukan seiring kebijakan Kemenag untuk lebih fokus pada upaya peningkatan mutu dan kualitas pendidikan.  

Penataan kelembagaan PTKIN menjadi salah satu perhatian Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini. Dia bahkan menargetkan seluruh Universitas Islam Negeri (UIN) dapat terakreditas A pada tahun 2019.

"Targetnya tahun 2019, seluruh Universitas Islam Negeri (UIN) dapat terakreditasi A. Akreditasi merupakan indikator paling terukur menuju world class university, dimana mutu pendidikan perguruan tinggi lokal disamakan dengan mutu pendidikan di perguruan tinggi yang ada di luar negeri," ujarnya.

Terkait pendidikan pesantren, Kamaruddin menilai perluanya penguatan lifeskill bagi para santri. Menurutnya, selain ahli dalam bidang agama (tafaqquh fid-din), para santri juga harus disiapkan dengan beragam keterampilan yang akan menjadi bekal mereka menghadapi tantangan hidup.

"Akan segera didesign pengembangan life skill yang sistematis terukur yang dapat dikembangkan di semua pondok pesantren," ujarnya. 

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
Pendidikan