Pendidikan

Kemendikbud selidiki kasus siswi SMK bunuh diri

8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
22:36
11 APR 2017
Mendikbud, Muhadjir Effendy
Editor
Dede Suryana
Sumber
Antara

Rimanews - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah menyelidiki kematian siswi SMKN 3 Padang Sidempuan akibat menenggak racun tanaman karena ketakutan setelah diintimidasi gurunya akibat mengunggah kasus kecurangan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

"Kami sudah menugaskan staf untuk menyelidiki duduk permasalahannya," ujar Mendikbud, Muhadjir Effendy, di Jakarta, hari ini.

Seorang siswa SMKN 3 Padang Sidempuan, Amel Nasution, tewas setelah menjalani perawatan selama beberapa di rumah sakit Padang Sidempuan. Amel diduga ketakutan setelah diintimidasi gurunya karena unggahan dan komentar Amel dan dua teman lainnya di media sosial, terkait adanya dugaan kebocoran kunci jawaban USBN di sekolahnya yang dilakukan oknum guru SMKN 3 Padang Sidempuan.

Irjen Kemdikbud Daryanto, mengatakan pihaknya sedang mendalami kasus tersebut. "Kami sangat menyayangkan terjadinya kasus seperti ini," kata Daryanto.

Daryanto menyayangkan jika Amel bunuh diri karena merasa dirundung, seharusnya penanganan terhadap murid lebih bijak, karena ada anak yang memiliki mental yang bagus, namun ada juga anak yang memiliki mental yang kurang bagus.

"Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran bersama. Jika terbukti nant memang ada yang bersalah, tentunya kami akan menjatuhi sanksi tegas," cetus Daryanto.

Amel merasakan ucapan-ucapan gurunya sebagai suatu perundungan saat memanggil dirinya dan dua teman lainnya akibat mengunggah kebocoran USBN di SMKN 3 Padang Sidempuan. Perasaan cemas, ketakutan dan tertekan tersebut yang menyebabkan Amel memutuskan bunuh diri dengan menenggak racun tanaman.

Pendidikan