Pendidikan

Islamic Book Fair bisa jadi alternatif libur akhir pekan bersama keluarga

4.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
05:15
06 MEI 2017
Pengunjung Islamic Book Fair mencari buku yang mereka inginkan. Foto: Rimanews/S Dwiangga Perwira
Reporter
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Masih bingung mencari lokasi tepat menghabiskan libur akhir pekan bersama keluarga? Mungkin, Anda bisa mengunjungi Islamic Book Fair 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, yang diselenggarakan pada 3-7 Mei besok.

Acara, yang tahun ini mengambil tema "Membangun Peradaban Melalui Literasi Islam," menyajikan 20 ribu judul buku dari berbagai penerbit, seperti Al Fatih Press, Republika, hingga Kompas Gramedia. Tidak hanya buku untuk orang dewasa, tapi juga anak, dengan harga yang tentunya lebih murah dari hari biasa.

Bagi yang lebih suka menghabiskan libur akhir pekan dengan memburu pakaian baru, Islamic Book Fair menjadi salah satu lokasi yang wajib dikunjungi. Karena terdapat sejumlah stand yang menjual pakaian Muslim dan Muslimah dengan diskon cukup besar.

Foto: Rimanews/S Dwiangga Perwira

Sementara untuk orang tua yang ingin mengajak anak-anaknya ke taman bermain setelah sepekan berkutat dengan tugas sekolah, Islamic Book Fair juga menyediakan area Kid Zone yang didalamnya terdapat planetarium, replika rumah Rasul Saw, aktivitas memanah, dan kampung wisata edukasi serta panggung seminar untuk menambah wawasan para orang tua dalam mendidik anak.

Sayangnya, berbagai fasilitas yang tersedia di dalam area Kid Zone, selain seminar, tidak gratis. Planetarium, contohnya, yang digelar Ilmuwan Muda Indonesia. Setiap orang diharuskan membayar tiket Rp30 ribu untuk dapat menikmati pertunjukan tata surya, aurora, rasi bintang dan lain-lain melalui layar selama 20 menit.

Pengunjung Islamic Book Fair membidik sasaran tembak saat memanah. Foto: Rimanews/S Dwiangga Perwira

Begitupun dengan memanah. Pengunjung harus membayar Rp 30 ribu, atau lebih mahal Rp10 ribu dari tahun sebelumnya, untuk setiap enam anak panah yang ditembakkan, namun tidak sembarangan.

Instruktur dari Indonesia Archery School Program (INASP) akan mengajarkan posisi, teknik, dan tarikan yang benar agar dapat mengenai sasaran dengan tepat. Memanah diyakini dapat membentuk karakter seseorang, khususnya anak, sehingga lebih tenang dan fokus.

Pengunjung Islamic Book Fair yang ingin melihat replika rumah Rasulullah Saw juga harus membeli tiket seharga Rp 10 ribu untuk anak-anak dan Rp 20 ribu untuk dewasa.

Anak-anak asyik bermain di arena mandi bola. Foto: Rimanews/S Dwiangga Perwira

Sementara di kampung wisata edukasi, terdapat sejumlah kegiatan yang dapat mendorong kreativitas pada anak seperti mewarnai, menjahit, mempelajari rancang bangun, robotik, eskavator, dan tak ketinggalan arena mandi bola.

Tarif yang dipatok panitia untuk berbagai kegiatan di kampung wisata edukasi beragam, mulai dari Rp 15 ribu sampai yang paling mahal Rp 100 ribu.

Selain itu, pengunjung bisa mengikuti acara talkshow maupun bedah buku, baik di panggung utama maupun panggung Kid Zone. Di panggung utama pada Sabtu, penulis yang namanya meroket berkat novel "Ayat-ayat Cinta", Habiburrahman el-Shirazy, akan membedah buku "Bidadari Bermata Bening". Di saat bersamaan juga digelar acara jumpa artis dengan Fedi Nuril sebagai salah satu pemain dalam film "Ayat-ayat Cinta 2".

Sementara di panggung Kid Zone, para orang tua dapat mengikuti acara "Cara Asyik Meneladani Nabi Lewat Komik."

Islamic Book Fair kali ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Selain tempat yang tidak lagi di Istora Senayan karena sedang direnovasi untuk menyambut Asian Games, lama penyelenggaraan juga lebih singkat dari biasanya 10 hari menjadi hanya lima hari, dan akan berakhir besok. Jadi, bagi Anda yang belum mengunjungi Islamic Book Fair harus segera datang jika tak mau menunggu satu tahun lagi.

Sponsored
The Money Fight

Terbaru
15 Juli 2017 | 07:00
Aksara di sekolah kita
12 Juli 2017 | 07:14
Hasrat memberi dan penghalangnya
4 Juli 2017 | 17:49
UGM temukan antibodi unggas