Bisnis

Warga Bangka tak terkejut dengan mahalnya harga cabai

1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
07:34
10 JAN 2017
Ilustrasi
Editor
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Antara

Rimanews - Sebagian masyarakat di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengaku tak terkejut dengan harga cabai yang melejit karena sudah terbiasa berhadapan dengan harga sembako yang mahal. 

"Tidak terlalu terkejut dengan harga kebutuhan pokok mahal, selama ini selalu mahal jika dibandingkan daerah lain di Sumatera," kata Erni, seorang warga Koba, Senin (10/01/2017).

Ia menjelaskan, harga kebutuhan pokok di Pulau Bangka lebih mahal dibanding daerah lain karena didatangkan dari luar daerah melalui jalur laut dan udara.

"Sekarang masyarakat luar sana heboh harga cabai mencapai Rp80 ribu per kilogram, di Bangka harga segitu sudah relatif murah karena selama ini harga cabai mencapai Rp90 ribu hingga Rp100 per kilogram," ujarnya.

Desi, warga yang lainnya mengatakan masyarakat sudah kebal terkena pukulan harga kebutuhan pokok mahal terutama menjelang hari besar keagamaan atau hari-hari tertentu dan bahkan praktis semua kebutuhan pokok mengalami kenaikan.

"Di Bangka ini kalau bawa uang Rp50 ribu ke pasar cuma dapat beli ikan satu kilo saja. Kalau ingin beli bumbu seperti cabai, bawang dan yang lainnya terpaksa beli ikan yang harga murah," ujarnya.

Ia mengatakan, harga sayur dan buah jauh lebih mahal dibanding daerah lain sehingga biaya kebutuhan rumah tangga di daerah ini cukup tinggi.

"Makanya kami tidak terkejut lagi kalau harga kebutuhan pokok tinggi, karena memang harganya sudah mahal dari dulu," ujarnya.

Resti, ibu rumah tangga lainnya mengatakan membeli sayur mayur saja di daerah kepulauan ini harus merogoh kocek minimal Rp25 ribu dan itu hanya cukup untuk beli satu ikat bayam, beberapa butir tomat, dan wortel.

"Makanya dari dulu saya berpikir yang penting barangnya ada, jangan sampai terjadi kelangkaan. Kalau barang ada tetap dibeli, paling hanya mengurangi item saja agar pengeluaran rumah tangga tidak membengkak," ujarnya. 

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
16 Januari 2017 | 19:27
Ekspor Desember naik 1,9 persen
16 Januari 2017 | 15:03
Bos Samsung ditahan dalam kasus suap
13 Januari 2017 | 11:26
Penggunaan semen terus menurun
12 Januari 2017 | 19:02
Mentan ajak ibu-ibu menanam cabai
11 Januari 2017 | 13:00
Nilai ekspor sawit tumbuh 8 persen
11 Januari 2017 | 10:33
Wal-Mart akan PHK ratusan pegawai
9 Januari 2017 | 09:53
Harga semua jenis cabai mulai turun