Bisnis

Legalitas lahan sawit harus diperjelas

898
DILIHAT
/
0
SHARE
/
11:00
10 JAN 2017
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews

Rimanews - Legalitas lahan kerap menjadi salah satu kendala bagi petani kelapa sawit swadaya, apalagi yang mayoritas berasal dari masyarakat lokal. 

"Jika status lahan tidak segera diberikan kepada mereka, dikhawatirkan, ini bisa menimbulkan disintegrasi. Kami berharap, semua pihak bisa membantu," kata Bupati Kotawaringin Barat, Bambang Purwanto, seperti dikutip bumn.go.id, hari ini.

Saat ini banyak masyarakat sudah tinggal puluhan tahun di dalam kawasan, maka segala administrasi lahan tidak bisa dipenuhi. Ini dikhawatirkan, kedepan bakal menimbulkan persoalan rumit. Hal yang sama juga berlaku pada kegiatan ladang berpindah.

Lebih lanjut, tutur Bambang, pihaknya terus mendorong untuk melakukan pembukaan ladang dengan cara yang lebih baik. "Bukannya kami tidak mendukung kebijakan pusat terkait kebijakan pelarangan pembakaran lahan, kami sepenuhnya mendukung kebijakan tersebut kendati berisiko tinggi di lapangan," katanya.

Bambang mengatakan, pemprov akan bekerja keras mengusahakan agar setiap lahan yang digunakan mendapatkan kejelasan. 

Namun yang juga perlu didorong adalah menggulirkan proses perolehan STDB dan SPPL agar bisa didapat secara gratis di Dinas BLH. 

"Kami berharap, proses itu juga bisa dipercepat. Sementara untuk lahan petani yang ada di kawasan hutan produksi, kami meminta kepada KLHK dan tim tata batas untuk bisa turun dan segara membantu para petani," tandas Bambang. 

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
16 Januari 2017 | 19:27
Ekspor Desember naik 1,9 persen
16 Januari 2017 | 15:03
Bos Samsung ditahan dalam kasus suap
13 Januari 2017 | 11:26
Penggunaan semen terus menurun
12 Januari 2017 | 19:02
Mentan ajak ibu-ibu menanam cabai
11 Januari 2017 | 13:00
Nilai ekspor sawit tumbuh 8 persen
11 Januari 2017 | 10:33
Wal-Mart akan PHK ratusan pegawai
9 Januari 2017 | 09:53
Harga semua jenis cabai mulai turun
Berita Terkait
16 Januari 2017 | 15:03
Bos Samsung ditahan dalam kasus suap
11 Januari 2017 | 13:00
Nilai ekspor sawit tumbuh 8 persen