Bisnis

Ekspor minyak Irak sentuh rekor tertinggi sebelum pemotongan OPEC

1.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
21:46
10 JAN 2017
Reporter
Muhammad Adam Isnan
Sumber
Rimanews

Rimanews - Ekspor minyak Irak dari pelabuhan selatan mencapai rekor tertinggi pada Desember, sesaat sebelum Irak memutuskan bergabung dengan negara-negara produsen minyak lainnya di OPEC untuk membantu mengendalikan kelebihan pasokan global.

"Pencapaian rata-rata rekor ini tidak akan mempengaruhi keputusan Irak untuk memangkas hasil produksi di awal 2017,” kata Menteri Perminyakan Irak Jabbar Al-Luaibi. “Irak berkomitmen untuk mencapai tujuan bersama dengan negara-negara produsen lainnya untuk mengendalikan kelebihan pasokan minyak di pasar dunia," tambah Luaibi seperti dikutip Bloomberg hari ini.

Pengiriman minyak dari pelabuhan selatan di provinsi Basra rata-rata mencapai 3,51 juta barel per hari pada Desember, naik dari 3,407 juta pada November. Namun, tidak diungkapkan angka ekspor melalui jaringan  pipa utara Irak, yang umumnya rata-rata mencapai 600,000 barel per hari.

Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) mencapai kesepakatan pada 30 November untuk mengurangi hasil produksi sebesar 1,2 juta barel per hari dalam enam bulan pertama 2017 dalam upaya untuk menopang harga. 11 negara produsen non-OPEC sepakat pada Desember lalu untuk menimbang-nimbang potongan tambahan sebesar 558,000 barel per hari. Irak, negara produsen terbesar kedua OPEC berjanji untuk memangkas 210,000 barel per hari dari Oktober.

Irak mendorong produksinya lebih tinggi pada 2016 dan pada awalnya enggan untuk bergabung dalam pemangkasan, pertama kali meminta pengecualian untuk membantu memerangi militan ISIS dan kemudian memperselisihkan data produksi OPEC. Energy Aspects Ltd. tidak mengharapkan Irak untuk memenuhi kuota hasil produksi, konsultan yang berbasis di London mengatakan dalam sebuah catatan pada pekan lalu.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
19 Maret 2017 | 07:10
Pebisnis harus berpikir tak biasa
16 Maret 2017 | 21:16
Bisnis properti akan tumbuh wajar
Bisnis