Bisnis

Harga minyak terdongkrak pelemahan dolar

1.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
07:20
12 JAN 2017
Editor
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Xinhuanet

Rimanews - Harga minyak dunia berakhir lebih tinggi pada Rabu atau Kamis (12/01/2017) pagi WIB, karena dolar AS melemah setelah Presiden AS Donald Trump gagal merinci rencana stimulus ekonomi pada konferensi pers pertamanya.

Dolar jatuh terhadap sebagian besar mata uang utama pada Rabu, dengan indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,49 persen menjadi 101,510 pada akhir perdagangan.

Melemahnya dolar AS membuat minyak yang dihargakan dalam dolar lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Sementara itu, berita bahwa Arab Saudi akan mengurangi pasokan minyak mentah ke Asia pada Februari juga turut mendorong harga minyak di pasar lebih tinggi.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari, meningkat 1,43 dolar AS menjadi menetap di US$52,25 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Maret, bertambah 1,46 dolar AS menjadi ditutup pada US$55,10 per barel di London ICE Futures Exchange. 

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
17 Februari 2017 | 11:52
Freeport ancam hentikan produksi
15 Februari 2017 | 22:04
Merauke ingin bentuk BUMD Perikanan
14 Februari 2017 | 14:01
Jembatan Kelok Sembilan kian atraktif
13 Februari 2017 | 12:44
Harga cabai rawit merah belum stabil
13 Februari 2017 | 10:48
Kebutuhan kayu sengon meningkat
10 Februari 2017 | 23:47
KUR harus tepat ke pengusaha kecil
10 Februari 2017 | 14:49
Perhutani benahi industri kayu lapis
10 Februari 2017 | 13:36
"Freeport perlu copot Chappy Hakim"