Bisnis

Sandiaga rangkul PKL untuk gerakkan ekonomi Jakarta

1.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
10:33
12 JAN 2017
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews

Rimanews - Pasangan Cagub-Cawagub Anies-Sandi menaruh perhatian khusus dalam pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL) sehingga bisa tumbuh berkembang dan menjadi motor pergerakan ekonomi Jakarta. 

Hal tersebut disampaikan Sandi dalam kunjungannya kepada warga di Jalan Mitra Sunter, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Bagi Anies-Sandi pembangunan manusia Jakarta, bukan pembangunan infrastuktur fisiknya saja

Pedagang Kaki Lima, sambung Sandi, harus dapat diberdayakan karena mereka telah berperan dalam menyediakan kebutuhan bagi masyarakat kelas bawah. "Kita tidak boleh meniadakan mereka (PKL), karena mereka menjadi supply penting atas barang-barang ke kita. Para pegawai dan karyawanpun masih banyak yang makan, sarapan ke PKL ini," kata Sandi seperti rilisnya kepada Rimanews hari ini.

Jika kita prediksi jumlah PKL lima persen saja dari populasi, maka terdapat sekitar lebih dari 500 ribu pedagang kaki lima dengan berbagai jenis dagangan.

Mantan Ketua Umum HIPMI ini berharap agar PKL dapat naik kelas dan lebih sejahtera. Karena itulah, Dia menekankan bahwa PKL tidak perlu digusur. "Kita berkomitmen agar PKL tidak digusur. Kita harus berikan solusi kepada mereka," tegas Sandi.

Perkembangan PKL, menurut Sandi, dapat diberikan melalui pelatihan dan pendampingan wirausaha melalui program satu kecamatan satu pengusaha. Program ini akan memfasilitasi dunia usaha melakui permodalan hingga pendampingan oleh wirausaha yang sebelumnya telah sukses di bidangnya masing-masing. 

Dengan demikian, Sandi berharap PKL menjadi bagian utuh dan penting dari kemajuan Jakarta. Hal ini sesuai dengan visi misi pasangan nomor tiga ini yang tidak hanya memajukan kotanya, namun membuat warga kotanya bahagia. "PKL akan menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi kita, insya Allah," ujar Sandi.

Terbaru
20 April 2017 | 10:30
Rini sebut Indonesia akan digdaya
5 April 2017 | 07:12
Stok sembako aman hingga Juli
4 April 2017 | 09:42
Pembangunan Gili Mas dipercepat
30 Maret 2017 | 10:02
Harga minyak dunia kembali naik