Bisnis

Mau mudik Lebaran, jalur pantura kembali diperbaiki

971
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:19
16 FEB 2017
Menteri Basuki saat meninjau perbaikan pantura
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews

Rimanews - Seperti sudah menjadi rutinitas tahunan jika ingin datang musim mudik Lebaran, maka akan ada perbaikan jalan di jalur pantai utara jawa (Pantura), yang diproyeksikan selesai sebelum musim mudik tiba.

"Dalam waktu dekat kita perbaiki dengan menutup lubang, sambil menunggu proses lelang selesai untuk perbaikan menyeluruh,dari Cikampek sampai Losari, kurang lebih 120 km," ujar Menteri Basuki seperti dikutip pu.go.id, hari ini.

Sebelumnya Menteri Basuki menyatakan telah memerintahkan seluruh Kepala BBPJN maupun Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk segera melakukan penanganan darurat kerusakan jalan dan jembatan pada ruas jalan nasional dalam rangka menjaga pelayanan publik.

Perbaikan jalan dilakukan dua tahap yakni perbaikan bersifat sementara dan dilanjutkan dengan perbaikan permanen. Perbaikan sementara dilakukan mencegah jumlah lubang bertambah dan lubang membesar yang membahayakan pengguna jalan. Untuk perbaikan permanen dilakukan saat cuaca cerah/kondusif dengan penghamparan aspal dalam jumlah lebih besar.

Terkait kendala cuaca yakni hujan deras yang kerap terjadi belakangan, Menteri Basuki meminta kepada para pelaksana yang bertanggung jawab atas pemeliharaan Jalan Pantura untuk membuat perencanaan yang lebih baik.

"Dibuat rencana kerja berdasarkan tren hujan yang sering terjadi, karena hujan tidak sepanjang hari, begitu berhenti hujannya laksanakan pekerjaannya," tegasnya.

Menteri Basuki juga meminta kepada semua Satker di daerah untuk tidak segan menyampaikan permohonan bantuan kepada pimpinan jika menemui kendala yang sulit dihadapi.

"Jangan sampai karena ada kendala, tidak disampaikan hingga timbul kerusakan seperti ini. Jaga kredibilitas kita dalam membangun dan merawat infrastruktur," ujarnya.

Terbaru
28 Maret 2017 | 08:50
Harga minyak mentah dunia turun
19 Maret 2017 | 07:10
Pebisnis harus berpikir tak biasa