Bisnis

Indonesia-Swedia perkuat kerjasama energi listrik

1.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
14:41
17 FEB 2017
Reporter
Muhammad Adam Isnan
Sumber
Rimanews

Rimanews - Menteri Koordinator Kebijakan dan Energi Swedia Ibrahim Baylan mengunjungi Indonesia yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam bidang energi listrik antara Indonesia dan Swedia.

"Indonesia dan Swedia memiliki tujuan yang sama untuk memperkuat pasokan energi listrik. Saya percaya kedua negara dapat bekerjasama untuk mencapainya," kata Menteri Koordinator Kebijakan dan Energi Swedia, Ibrahim Baylan, di Kantor Kementerian ESDM, hari ini.

Tujuan dari kebijakan energi dan kerjasama ini adalah memastikan bahwa pasokan listrik untuk industri dan rumah tangga tersedia dengan harga kompetitif, dengan dampak yang paling kecil terhadap lingkungan.

Berdasarkan data PT Perusahaan Listrik Negara/PLN (Persero) Tbk, pada tahun 2012 lalu, rata-rata pertumbuhan penjualan listrik sebesar 10,13%, dan pada tahun 2014 turun menjadi 5,90%.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat yang terus tumbuh, Pemerintah sedang mengupayakan penambahan kapasitas listrik sebesar 7.000 MW per tahun 35.000 MW dalam 5 tahun. Pembagian pengadaan tambahan tenaga listrik dibagi berdasarkan zona, Sumatera direnacanakan sebesar 8,75 GW, Kalimantan 1,87 GW, Sulawesi 2,70 GW, Jawa-Bali 20,91 GW, Nusa Tenggara 0,70 GW, Maluku 0,28 GW dan Papua 0,34 GW. 

Guna mendukung program, penambahan kapasitas listrik 35.000 MW, akan dibangun pula jaringan transmisi total diseluruh Indonesia sepanjang 46.597 kms yang terdiri dari,  2.689 kms untuk 70 kV, 33.562 kms untuk jaringan 150 kV, 5.262 kms untuk 275 kV, 3.541 kms untuk 500 kV, dan 1.543 kms untuk jaringan 500 kvDC

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
19 Maret 2017 | 07:10
Pebisnis harus berpikir tak biasa
16 Maret 2017 | 21:16
Bisnis properti akan tumbuh wajar