Bisnis

Petani mulai panen, harga cabe rawit merah kembali normal

3.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
10:42
29 MAR 2017
Dok: Ilustrasi cabai
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews

Rimanews - Setelah pemerintah memutuskan impor cabai dari India untuk menekan kenaikan harga, dan juga panen di sejumlah wilayah penghhasil cabai, akhirnya harga bahan pembuat sambal itu kembali normal di kisaran Rp 90.000 per kilogramnya.

Seperti informasi yang dikeluarkan dari infopangan.jakarta.go.id, hari ini, harga cabai rawit merah yang tadinya masih berkisar di atas Rp 100 ribu per kilogramnya kini sudah mulai turun di angka Rp 91.000 per kilogram di DKI Jakarta.

Harga cabai masih belum normal hanya terdapat di Pasar Tomang Barat, Mayestik, Petojo Ilir yang masih berada di kisaran di atas Rp 100 ribu perkilogramnya. 

Untuk harga cabai rawit termurah terdapat di Pasar Jatinegara yakni hanya mencapai Rp 65 ribu per kilogramnya. 

Penurunan harga cabai ini sesuai dengan prediksi dari Kementerian Pertanian bahwa akan ada perubahan harga di Maret 2017 ini. Hal itu dikarenakan selain impor cabai, juga terdapat panen di sejumlah wilayah penghasil cabai.

Sejumlah daerah yang panen di Februari antara lain Kediri, Malang, Blitar, Temanggung, Banyuwangi. Dari panen tersebut, diperkirakan pada Februari akan ada pasokan cabai rawit merah sebanyak 73.843 ton‎. Pada bulan yang sama, konsumsi cabai tersebut diperkirakan hanya 68.386 ton, sehingga akan ada suplus hingga 5.457 ton.

Terbaru
20 April 2017 | 10:30
Rini sebut Indonesia akan digdaya
5 April 2017 | 07:12
Stok sembako aman hingga Juli
4 April 2017 | 09:42
Pembangunan Gili Mas dipercepat
30 Maret 2017 | 10:02
Harga minyak dunia kembali naik