Bisnis

Pembangunan Gili Mas dipercepat

4.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:42
04 APR 2017
Dok: Ilustrasi pelabuhan
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews

Rimanews - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta PT Pelindo III untuk mempercepat pembangunan Terminal Gili Mas di Lembar, Nusa Tenggara Barat. 

"Dermaga cruise dan Ro-Ro saya minta untuk segera diselesaikan tahun 2018, kemudian dermaga kontainer agar selesai tahun 2019 dan langsung dioperasikan.  Memang sesuai rencana pembangunan Terminal Gili Mas akan selesai ditahun 202, namun kita percepat agar Operasional Pelabuhan Gili Mas siap ditahun 2019," ujar Budi Karya seperti dikutip bumn.go.id, hari ini.

Terkait adanya laporan soal kendala ijin reklamasi dari Direksi Pelindo III pada saat kunjungan tersebut,Menhub Budi Karya menyampaikan bahwa, Senin (3/4) ijin tersebut sudah keluar. 

"Senin 3/4 saya pastikan ijin reklamasi sudah keluar,sehingga Pelindo III bisa mulai pembangunan Terminal Gili Mas," tegas Menhub. Sebagai imbalannya, Menhub Budi Karya meminta agar pembangunan dipercepat sehingga beroperasi penuh pada Mei 2019.

Direktur Komersial dan Operasional Pelindo III Muhammad Iqbal menyampaikan bahwa untuk pembangunan Pelabuhan Terminal Gili Mas, Pelindo III perlu melakukan reklamasi seluas 22 Hektar. Terkait dengan pembebasan lahan Muhammad Iqbal mengatakan tidak masalah, saat ini sudah ada lahan 60 Hektar di sisi darat yang sudah siap dibangun, nantinya Pelabuhan Gili Mas akan memiliki draft -14m Low Water Spring (LWS) sehingga bisa mengakomodir kapal pesiar yang selama ini tidak bisa sandar di Pelabuhan Lembar. Selain itu, Terminal Gili Mas akan memiliki kapasitas container yard yang mampu menampung 200 ribu – 300 ribu petikemas.

Sementara itu, Direktur Teknik dan Teknologi Informasi Pelindo III Husein Latief menambahkan bahwa Pelindo III sudah melaksanakan groundbreaking pembangunan Terminal Gili Mas pada Desember 2016. Terminal Gili Mas juga akan dilengkapi dengan dua buah crane dan panjang dermaga mencapai 480 meter.

Menhub berharap dengan adanya Pelabuhan Terminal Gili Mas pergerakan logistik ke Lombok semakin mudah sehingga harga-harga akan lebih murah. "Saya harap pergerakan logistik yang selama ini menggunakan anggkutan darat dari Surabaya dan Bali untuk dipindahkan dengan kapal Ro-Ro," imbuhnya.

"Selain itu, dengan adanya Pelabuhan Terminal Gili Mas dapat meningkatkan pariwisata di wilayah Lombok," pungkasnya. 

Terbaru
19 Mei 2017 | 11:59
Djarot resmikan Jakmart
10 Mei 2017 | 18:17
Freeport PHK 178 karyawan