Bisnis

Purbalingga kembangkan padi hasil rekayasa tenaga nuklir

2.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
18:53
04 MEI 2017
Ilustrasi
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Antara

Rimanews - Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, saat ini tengah mengembangkan varietas padi Inpari Sidenuk hasil rekayasa teknologi nuklir.

"Sedang dikembangkan varietas padi Inpari Sidenuk hasil litbang Badan Tenaga Nuklir Nasional," kata Kepala Dinas Pertanian Purbalingga Lily Purwanti di Purbalingga, hari ini.

Dia menambahkan, varietas padi yang sedang dikembangkan memiliki banyak kelebihan.

"Umur pendek 105 hari, potensi hasil 9 hingga 11 ton per hektare, tidak mudah roboh dan tahan terhadap wereng batang coklat," katanya.

Hal itu diamini oleh Sekretaris Utama Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Falcony Margono yang mengatakan bahwa padi hasil rekayasa tenaga nuklir memang membuat hasil panen lebih banyak.

"Rata-rata panen untuk lahan 1 hektare dapat mencapai hingga 10 ton. Hasil ini bukan final, dan akan terus dilakukan penelitian hingga bisa melebihi yang dicapai saat ini," katanya.

Tanaman padi varietas Sidenuk, tambah Falcony, berhasil dikembangkan di sejumlah daerah percontohan baik di Jawa Barat maupun Jawa Tengah.

Lily mengatakan, pengembangan padi Inpari Sidenuk akan dilakukan di lahan seluas 10 hektare di Desa Senon, Kecamatan Kemangkon.

Selain itu, 10 hektare lainnya, kata dia, akan dikembangkan di Kecamatan Kalimanah.

"Ditambah 3 hektare penangkaran benih. Tujuannya agar hasil bisa digunakan kembali sebagai benih di musim yang akan datang," katanya.

Terbaru
19 Mei 2017 | 11:59
Djarot resmikan Jakmart
10 Mei 2017 | 18:17
Freeport PHK 178 karyawan
Bisnis