Bisnis

Lowongan industri tambang Australia naik 70 persen

2.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
18:22
06 JUL 2017
Dok. Tambang batu bara di Kalimantan.
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Industri pertambangan di Australia sedang bergairah, hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah lowongan pekerjaan.

Tak tanggung-tanggung, jumlah lowongan industri pertambangan meningkat 70 persen pada Mei tahun ini dibandingkan 2016, menurut situs pencari kerja, Seek, dilansir Australia Plus, Kamis (06/07/2017).

Peningkatan tersebut juga terlihat dari laporan triwulan sektor pertambangan, yang dibuat agen perekrutan dunia, Hays.

Direktur Pertambangan Australia di Hays, Chris Kent mengatakan, meski jenis pekerjaan berbeda-beda di seluruh negara bagian, tapi lowongan posisi berada di bidang efisiensi dan produktivitas.

"Setiap peran yang terkait dengan bidang tersebut, dan juga yang memastikan rantai pasokan berjalan lancar, jelas penting," katanya.

"Dan jenis pekerjaan juga beragam, mulai dari pekerja shutdown hingga spesialis pengeboran dan ledakan, mekanik dan insinyur dari semua disiplin ilmu.

"Jelas tambang batu bara dan bijih besi, banyak pekerjaan di pertambangan tersebut, di situ pula banyak yang kehilangan pekerjaan dan sekarang mereka sedang mencari."

Terlepas dari tingginya pergerakan sektor ini ke penggunaan teknologi, seperti truk dan kereta api, Kent mengatakan, akan butuh waktu lama sebelum robot menggantikan pekerjaan manusia di sektor ini.

"Saya kira itu masih lama," kata Chris.

"Seperti halnya alat-alat otomotis yang berdampak pada truk dan rig pengeboran misalnya, saya rasa sudah ada reaksi berlebihan soal seberapa besar dampaknya terhadap industri ini."

"Banyak pertambangan di Australia yang sudah lama ditambang, sehingga susah lagi dalam keadaan sekarang mengubah tambang yang ada ke sistem otomasi."

Chris mengatakan saat ini menjadi waktu yang optimis di banyak sektor sumber daya alam, dan ia mendorong para pekerja untuk "mempertimbangkannya lagi jika pernah berkecimpung sebelumnya".

"Ini waktunya menyiapkan CV dan memastikan sudah diperbaharui, dan kembali ke sana," katanya.

Terbaru
Bisnis