Investasi

Perbatasan Nunukan kini tak krisis air lagi

3.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
19:31
22 DES 2016
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews

Rimanews - Pemerintah membangun fasilitas sumur air tanah di wilayah perbatasan Nunukan, Kalimantan Utara. Pembangunan itu juga berbarengan dengan pembangunan pos lintas batas negara Entikong. 

"Dalam prosesnya penentuan lokasi Kegiatan Pembangunan Sumur ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten, Kementerian ESDM, dan DPR RI," kata Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ego Syahrial saat dikutip esdm.go.id, Kamis (22/12/2016).

Pembangunan sumur air tanah ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah setempat yang mengalami krisis air tanah. 

Dalam kesempatan tersebut, selain pembangunan sumur air tanah hingga kedalaman 125 meter, Badan Geologi juga membangun satu unit pompa submersible yang tersimpan pada konstruksi bor pada kedalaman 80 meter, satu unit reservoir (tandon) dengan kapasitas 5000 liter, satu unit generator, sebagai sumber listrik untuk pompa beserta bangunannya, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Ego memohon kepada penerima manfaat untuk tetap menjaga dan memakai secara teratur infrastruktur yang telah disediakan oleh Pemerintah. “Mohon bantuannya kepada semua yang ada di sini untuk bisa memelihara seluruh sarana bor air ini,” harap Ego. Hal ini dikarenakan pemeliharaan mesin membutuhkan biaya yang sangat mahal demi menjaga keberlangsungan mesin yang lebih lama.

Untuk diketahui, Nunukan merupakan salah satu wilayah yang secara geografis masuk ke dalam kategori 3T (Tertinggal, Terluar, dan Terdepan) yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Pembangunan sumur air tanah tersebut untuk mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia.

KATA KUNCI : , , ,
Investasi