Investasi

Proyek sembilan ruas tol nasional ditalangi PINA

3.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
15:30
17 FEB 2017
Dok: pembangunan ruas tol Trans Jawa
Reporter
Ahmad
Sumber
Antara

Rimanews - Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan saat ini program pembiayaan investasi non anggaran pemerintah (PINA) telah berhasil mendorong pembiayaan tahap awal sembilan ruas jalan tol senilai Rp70 triliun, di mana lima diantaranya adalah tol trans Jawa.

"Pada pilot program PINA ini, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan PT Taspen (Persero) memberikan pembiayaan ekuitas tahap awal kepada PT Waskita Toll Road sebesar Rp 3,5 triliun sehingga total ekuitas menjadi Rp 9,5 triliun dari kebutuhan Rp16 triliun," kata Bambang Brodjo. 

Sembilan ruas tol tersebut masuk dalam program strategis nasional. Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2016 yang ditandatanganinya pada 8 Januari 2016, telah menginstruksikan kepada semua jajaran untuk memberikan dukungan dalam percepatan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Menurut Bambang, program PINA akan mendorong agar kekurangan ekuitas tersebut dapat dipenuhi di tahun ini atau awal tahun depan dengan mangajak berbagai institusi pengelola dana yang ada. 

"Dengan demikian, target agar Tol Trans Jawa terhubung per akhir 2018 dapat terwujud. Untuk mengakselerasi pembangunan nasional dan juga memberi daya ungkit perekonomian," katanya.

Ketua Bappenas ini juga mengatakan bahwa pilot project ini bukanlah satu-satunya yang difasilitasi melalui PINA karena selanjutnya telah ada beberapa calon investee yang sedang dalam proses fasilitasi oleh BAPPENAS.

Bambang mengatakan pentingnya peran pemerintah dalam mendorong partisipasi swasta, terutama dana-dana kelolaan jangka panjang seperti asuransi, dan dana pensiun untuk mencapai target-target pembangunan infrastruktur nasional. "Pemanfaatan dana-dana tersebut untuk proyek-proyek infrastruktur bukan hanya menguntungkan, tetapi juga dapat menjadi salah satu alternatif investasi jangka panjang," kata mantan Menteri Keuangan ini.

Terbaru
Investasi