Investasi

Harga emas merosot akibat pernyataan ketua The Fed

5.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
07:54
04 MAR 2017
Dok. Emas.
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Antara

Rimanews - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen memberikan petunjuk tambahan tentang kemungkinan kenaikan suku bunga.

Xinhua melaporkan kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April turun US$ 6,4, atau 0,52 persen, menjadi menetap di 1.226,50 dolar AS per ons.

Pasar fokus pada pidato Yellen di Klub Eksekutif Chicago saat mengatakan pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Maret kemungkinan "melihat" kenaikan suku bunga.

Para investor sekarang percaya The Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,75 ke 1,00 dalam pertemuan FOMC.

Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk menaikkan suku bunga dari 0,50 ke setidaknya 0,75 adalah 82 persen pada pertemuan Maret dan 75 persen untuk pertemuan Mei, bersama dengan 9 persen peluang kenaikan ke suku bunga 1,0.

Tujuan The Fed adalah mengendalikan inflasi dan meningkatkan lapangan kerja. Analis percaya The Fed bermaksud menyerap sekitar US$ 2,5 triliun dari kelebihan cadangan perbankan karena ekonomi AS terus pulih. 

Bank-bank menjadi lebih berani mengambil risiko dalam ekonomi yang "bullish", dan sebagai hasilnya berpotensi melepaskan beberapa kelebihan cadangan mereka, membanjiri ekonomi dengan uang tunai, menyebabkan inflasi, yang berupaya dikendalikan oleh The Fed.

Namun, penurunan dolar AS dicegah oleh logam mulia dari kejatuhan lebih lanjut. Indeks dolar AS turun 0,65 persen menjadi 101,49 pada pukul 19.00 GMT. 

Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Emas diletakkan di bawah tekanan ketika laporan yang dirilis oleh Institute for Supply Management yang berbasis di AS menunjukkan indeks ISM non-manufaktur meningkat 1,1 poin pada Februari, angka yang lebih baik dari perkiraan dan mengurangi permintaan terhadap logam mulia.

Pedagang menantikan laporan pesanan pabrik pada Senin, laporan perdagangan internasional pada Selasa, klaim pengangguran mingguan pada Kamis, dan laporan ketenagakerjaan besar pada Jumat pekan depan.

Perak untuk pengiriman Mei turun 0,8 sen, atau 0,05 persen, menjadi ditutup pada US$ 17,74 per ons. Platinum untuk pengiriman April naik US$ 4,2, atau 0,42 persen, menjadi ditutup pada US$ 994,10 per ons, demikian dilansir Xinhua.

KATA KUNCI : , , , , ,
Terbaru
13 Maret 2017 | 21:44
PT KAI terbitkan obligasi di 2017
13 Maret 2017 | 09:45
Indeks keluar dari angka 5.400
6 Maret 2017 | 09:47
Indeks kembali ke level 5.400
3 Maret 2017 | 10:48
Rupiah dan indeks kompak melemah
2 Maret 2017 | 08:20
Pidato Trump tekan harga emas