Investasi

Mandiri Capital tanam investasi di perusahaan perintis

4.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
12:05
07 MAR 2017
Sejumlah pemimpin Mandiri Capital
Reporter
Muhammad Adam Isnan
Sumber
Rimanews

Rimanews - Mandiri Capital Indonesia menanamkan pendanaan untuk investasi perusahaan perintis (start-up) di bidang finansial technology (fintech) Amartha yang bergerak dalam bidang peer to peer lending (P2P lending).

"Amartha merupakan perusahaan dalam negeri yang fokus pada bisnis peer to peer lending untuk masyarakat unbanked di Indonesia," kata Direktur Utama Mandiri Capital Indonesia Eddi Danusaputro dalam konferensi pers di Pasar Santa Jakarta Selatan, hari ini.

Secara singkat, P2P lending bisa dibayangkan sebagai sebuah perusahaan yang mempertemukan para pemberi pinjaman (investor) dengan para pencari pinjaman (borrower) jadi satu. P2P lending ini juga menjadi tempat para investor untuk mengetahui lebih mendalam bahwa para borrower yang dipasang di website P2P lending adalah peminjam dengan kualitas terbaik.

Model bisnis Amartha, menurut Eddi, sangat penting bagi perekonomian Indonesia, karena mampu memberikan solusi untuk menyentuh masyarakat yang unbanked. 

"Dengan pengalaman lebih dari tujuh tahun di segmen pembiayaan mikro, jaringan yang kuat di pelosok daerah dan leadership team yang tangguh, Amartha mendukung visi Bank Mandiri untuk meningkatkan inklusi keuangan ke seluruh tanah air," imbuhnya.

Start-up Amartha menyediakan platform website untuk online lender agar lender tersebut dapat mengakses informasi peminjam secara menyeluruh seperti peruntukan pembiayaan, latar belakang, hingga skor kredit yang dimiliki.

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini, Amartha sudah menyalurkan lebih dari Rp 68 miliar pendanaan kepada 30 ribu pengusaha mikro perempuan dengan tetap mempertahankan tingkat gagal bayar di 0% selama tujuh tahun berturut-turut.

"Melalui kerjasama dengan Mandiri Capital Indonesia, Amartha berencana untuk tumbuh secara agresif dan memberikan dampak yang semakin luas bagi masyarakat unbanked di Indonesia," ujarnya.

Sementara pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan Mandiri Capital Indonesia Hira Laksamana mengungkapkan bahwa Mandiri Capital akan memprioritaskan start-up yang bergerak di teknologi keuangan dalam memberikan injeksi.

"Kedepan, teknologi keuangan terutama peer to peer lending, akan menjadi industri unggulan menyikapi perkembangan pinjaman online," tuturnya.

Terbaru
Investasi
Sponsored