Investasi

Indeks dan rupiah naik di tengah pelemahan pasar Asia

4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
10:06
08 MAR 2017
Dok: Ilustrasi indeks
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews

Rimanews - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jakarta naik tipis yang juga diikuti penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, namun hal itu tak berlangsung lama karena indeks terseret pelemahan pasar asia.

Mengawali perdagangan, Rabu (8/3/2017), IHSG bertambah 3,833 poin (0,07%) ke level 5.406,448. Namun, hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG menipis 0,740 poin (0,01%) ke level 5.401,875. Sementara Indeks LQ45 berkurang 0,364 poin (0,04%) ke level 896,260.

Delapan sektor penggerak indeks kompak menguat, dengan sektor industri dasar naik 0,3%. Sementara sektor konsumsi dan infrastruktur terpantau bergerak di zona merah.

Pasar saham Asia melemah setelah awal yang kuat minggu ini, karena investor mengambil keuntungan setelah Wall Street melemah. Investor pun mengantisipasi prospek kenaikan suku bunga AS minggu depan untuk kedua kalinya dalam tiga bulan terakhir.

Indeks Nikkei 225 melemah 144,51 poin (0,75%) ke level 19.199,64. Indeks Hang Seng turun 67,95 poin (0,29%) ke level 23.613,12. Indeks Komposit Shanghai berkurang 4,66 poin (0,14%) ke level 3.237,74.
Indeks Straits Times menipis 0,87 poin (0,03%) ke level 3.129,57. 

Sementara itu nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat seperti dikutip dari data perdagangan Reuters, hari ini. Dolar AS berada di posisi Rp 13.338 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.346.

Posisi terendah The Greenback pagi ini ada di Rp 13.335. Hingga menjelang siang ini dolar AS masih berada di kisaran Rp 13.335.

Investasi