Investasi

Produk UKM binaan LLP-KUKM tembus pasar Korea

3.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
22:35
17 MAR 2017
Dirut LLP-KUKM Ahmad Zabadi bersama Presiden Daegu University of Foreign Studies Kim Soo-il (Foto: Kementerian Koperasi dan UKM)
Reporter
Dede Suryana
Sumber
Rimanews

Rimanews - Produk lokal dari perajin usaha kecil menengah (UKM) mulai dilirik pasar global. Sebuah galeri di Busan, Korea Selatan, menyatakan ketertarikannya untuk memboyong produk-produk UKM di Galeri Indonesia WOW, Gedung Smesco, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan.

Program ekspor produk unggulan pelaku UKM binaan Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM ini pun langsung direalisasikan melalui Memorandum of Understanding (MoU) antara Global Aspiration Daegu University of Foreign Studies sebagai pengelola Indonesia Trading House di Busan, Korea Selatan, dan LLP-KUKM. 

Penandatanganan kerja sama dilakukan Kim Soo-il, Presiden Daegu University of Foreign Studies dan Direktur Utama LLP-KUKM Ahmad Zabadi, disaksikan Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta, bersama Direktur Pemasaran dan Marketing LLP-KUKM Bagus Rachman.     

"Kami sangat bangga karena produk-produk unggulan UKM dilirik pasar global di Korea. Artinya, ini akan menjadi pintu masuk bagi produk UKM binaan kami agar semakin dikenal brand-nya di pasar modern secara mendunia,’’ kata Ahmad Zabadi di Jakarta hari ini.

Zabadi menambahkan, produk unggulan tersebut telah dikurasi oleh tim dari Korea yang dipimpin Kim Soo-il dan terpilih delapan perajin atau pelaku UKM binaan LLP-KUKM yang produk-produknya akan segera diekspor ke Busan, Korea Selatan. 

"Ya, betul produk lokal tersebut akan di-display di galeri Indonesia Trading House yang berada di pusat kota Busan, Korea Selatan. Itu adalah galeri produk terbaik Indonesia yang didirikan oleh Kim Soo-il,’’ ujar Zabadi.

Dia menambahkan, produk yang diekspor ke Korea adalah yang paling laku dijual. Di antaranya, furniture, kerajinan atau handicraft, dan fashion. Menurut Zabadi, Smesco Indonesia sudah banyak dilirik oleh negara asing yang ingin bekerja sama. 

"Ini kesempatan bagi para UKM untuk bisa melebarkan sayapnya memasarkan produk hingga ke pasar dunia. Saya yakin dengan produk kreatif dari UKM binaan LLP-KUKM bisa berbicara di kancah internasional," tegasnya. 

Kim Soo-il menyatakan alasan memboyong produk-produk UKM tersebut karena kualitasnya sudah diakui. Pihaknya memilih produk yang mudah dijual di galerinya. "Furniture, kerajinan atau handicraft, dan fashion memang menjadi unggulan yang di-display di Indonesia Trading House, Busan, Korea Selatan,’’ ujarnya.

Terbaru
28 April 2017 | 17:49
Luhut: isu Freeport dipelintir
Investasi
Berita Terkait