Investasi

AIGMI janji berdayakan pengusaha lokal

4.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:19
27 APR 2017
Dok. AIGMI
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Ketua Asosiasi Instalasi Gas Medik Indonesia (AIGMI) Dedy Sudharto berjanji akan menggandeng industri lokal dalam pemakaian instalasi gas medik di Tanah Air.

Menurutnya, rencana tersebut sesuai dengan arahan dan keinginan Presiden Jokowi untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan pengusaha lokal.

"Nanti Insya Alloh pengurusan (AIGMI) ke depan, kami akan mengangkat (melibatkan) lebih banyak industri lokal. Sesuai dengan arahan Presiden dan kementerian agar produk lokal bisa bisa terangkat," katanya di Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta, kemarin.

Dedy juga mengaku akan bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian, Kementerian kesehatan serta LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah) dan lembaga negara lainnya untuk saling bahu membahu memajukan industri lokal. 

Dedy menuturkan saat ini pemakaian produk lokal dalam industri instalasi gas medik di indonesia masih sekitar 30 persen. 

"Target kita 4 tahun kedepan bisa lebih tinggi sekitar 50%. Mudah-mudahan bisa terrealisasi dan industri lokal kesejahteraannya bisa lebih baik lagi," tambahnya.

Dalam kesempatan itu Dedy menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi asosiasinya, di antaranya yakni terkait standarisasi dalam bidang installer gas medik.

Dia beralasan, saat ini acuan standart instalasi gas medis di Indonesia masih berbeda-beda, namun pemerintah maupun lembaga standarisasi nasional belum menyepakati acuan standar yang pasti untuk digunakan dan diaplikasikan pada rumah sakit di indonesia.

"Saat ini di Indonesia sudah bermunculan bermacam standarisasi, namun standarisasi itu, baik itu SNI atau lainnya belum digunakan 100 persen," katanya. 

Dia berharap, AIGMI bisa menjembatani acuan tersebut agar bisa digunakan secara nasional dan di wujudkan serta diaplikasikan dalam dunia kesehatan khususnya di Rumah Sakit.

"Nah AIGMI akan mencoba supaya standarisasi itu bisa diterapkan dan diterima dunia usaha dan dunia kesehatan," ujarnya.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
Investasi