Keuangan

Pasar Asia melemah, IHSG dan rupiah malah perkasa

2.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
10:36
10 JAN 2017
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews

Rimanews - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jakarta dan nilai tukar rupiah sama-sama menguat di tengah pelemahan pasar modal di Asia. 

Dalam pembukaan perdagangan pagi hari ini, indeks dibuka menguat 3,65 poin (0,26%) ke 5.330,015. 

IHSG dibuka dengan 98 saham menguat, 84 saham melemah dan 106 saham stagnan. Pagi ini, telah terjadi transaksi sebesar Rp618 miliar dari 2,01 juta lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 1,1 poin atau 0,12% menjadi 893, Jakarta Islamic Index (JII) turun 1 poin atau 0,15% menjadi 699, indeks IDX30 naik 0,5 poin atau 0,1% ke 481.

Enam sektor mengalami penguatan dan hanya 4 sektor lainnya berada di zona merah alias melemah. Sektor Keuangan memimpin penguatan sebesar 0,51% diikuti sektor Pertanian sebesar 0,41%. Sementara sektor Pertambangan tercatat turun paling dalam pagi ini sebesar 0,36%.

Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS pagi ini bergerak di Rp 13.323 dibandingkan posisi sore keamrin di Rp 13.365.

Penguatan indeks dan rupiah juga terjadi di saat sejumlah pasar modal di Asia sedang loyo. Indeks Nikkei 225 turun 5,779 poin (0,03%) ke 19.448,551, Indeks Hang Seng naik 49,240 poin (0,22%) ke 22.607,930, Indeks SSE Composite turun 10,060 poin (0,32%) ke 3.161,32, Indeks Straits Times naik 6,820 poin (0,23%) ke 2.988,36.

Terbaru
22 Februari 2017 | 22:06
Bill Gates minta robot dikenakan pajak
21 Februari 2017 | 10:44
Angka ekspor Januari turun 3,21 persen
17 Februari 2017 | 22:50
BI larang KPR tanpa uang muka
14 Februari 2017 | 19:47
Penyaluran KUR sasar daerah luar jawa
13 Februari 2017 | 22:56
Sumbangan Jasa Raharja naik 100 persen
10 Februari 2017 | 21:36
Menikmati air bersih dari dana desa
7 Februari 2017 | 22:31
Cadangan devisa naik US$ 500 juta
3 Februari 2017 | 21:31
Kredit perbankan tumbuh 7,87 persen
2 Februari 2017 | 10:43
The Fed pertahankan suku bunga acuan
30 Januari 2017 | 23:32
Proyeksi Inflasi 2017
27 Januari 2017 | 17:36
OJK lakukan survei literasi keuangan
Keuangan
Berita Terkait