Keuangan

Rupiah diprediksi dekati Rp 14 ribu per dolar AS usai pilkada

2.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:43
15 FEB 2017
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews

Rimanews - Nilai tukar rupiah diprediksi mendekati angka Rp 14 ribu per US$ usai pelaksanaan pilkada serentak di 101 daerah di seluruh Indonesia.

Hal itu juga diperkuat riset yang dikeluarkan Bank asal Singapura, United Overseas Bank (UOB) Ltd yang menyebut Dolar AS diproyeksi pada kisaran Rp 13.800 di akhir kuartal I-2017.

"Hal yang menyebabkan penurunan nilai tukar rupiah tidak hanya kondisi politik domestik namun juga adanya trend penguatan dolar di bulan Februari ini," demikian bunyi riset UOB.

Pilkada serentak digelar pada 15 Februari hari ini. Pertarungan sengit dalam Pilkada, salah satunya ada di Jakarta. Antara Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berhadapan dengan Agus Harimurti Yudhoyono dan Anies Baswedan.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani ketika ditanyakan terkait pelemahan rupiah usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR kemarin enggan berkomentar. Sri memilih menggelengkan kepala dan langsung masuk dalam kendaraan dinas.

Terbaru
22 Februari 2017 | 22:06
Bill Gates minta robot dikenakan pajak
21 Februari 2017 | 10:44
Angka ekspor Januari turun 3,21 persen
17 Februari 2017 | 22:50
BI larang KPR tanpa uang muka
14 Februari 2017 | 19:47
Penyaluran KUR sasar daerah luar jawa
13 Februari 2017 | 22:56
Sumbangan Jasa Raharja naik 100 persen
10 Februari 2017 | 21:36
Menikmati air bersih dari dana desa
7 Februari 2017 | 22:31
Cadangan devisa naik US$ 500 juta
3 Februari 2017 | 21:31
Kredit perbankan tumbuh 7,87 persen
2 Februari 2017 | 10:43
The Fed pertahankan suku bunga acuan
30 Januari 2017 | 23:32
Proyeksi Inflasi 2017
Keuangan
Berita Terkait
30 Januari 2017 | 10:40
Indeks dan rupiah kompak menguat