Keuangan

Jokowi targetkan pertumbuhan ekonomi 6,1%

3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
20:31
15 MAR 2017
Dok. Presiden Jokowi saat rapat kabinet (Foto: Antara)
Editor
Dede Suryana
Sumber
Rimanews

Rimanews - Presiden Joko Widodo menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional pada 2018 berkisar 5,4 hingga 6,1 persen sebagai wujud bahwa RAPBN disusun dengan optimisme yang realistis dan kredibel.

"Saya ingin menekankan beberapa hal. Pertama, RAPBN 2018 disusun dengan semangat optimisme, tapi harus realistis dan kredibel sejalan dengan perbaikan ekonomi dunia. Kita juga harus berani meningkatkan target pertumbuhan ekonomi menjadi 5,4 hingga 6,1 persen," kata Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, seperti dilansir Antara, hari ini.

Dalam sidang bertopik Kapasitas Fiskal (Resource Envelopes) dan Pagu Indikatif RAPBN Tahun 2018 dan Peningkatan Peringkat Kemudahan Berbisnis (Ease of Doing Business/EODB) Tahun 2018 itu, Presiden menegaskan, semua kementerian harus bekerja keras dan melakukan langkah konkret untuk mewujudkan target tersebut.

Presiden di tengah seluruh menteri dan pimpinan lembaga dalam Kabinet Kerja tersebut itu meminta jajarannya tidak bekerja secara monoton, linier, ataupun biasa-biasa saja (business as usual).

"Saya kira ini harus ditekankan kepada yang ada di bawah kita agar betul-betul langkah konkret itu ada," kata Presiden.

Presiden juga menekankan pentingnya meningkatkan rasio perpajakan terhadap produk domestik bruto (PDB) menjadi sekira 11 persen.

"Dan untuk investasi karena kapasitas fiskal yang terbatas sehingga investasi tidak bisa tergantung pada pemerintah," kata Presiden.

Karena itu, menurut Presiden, sumber-sumber investasi sebagian besar harus berasal dari swasta dan badan usaha milik negara (BUMN) atau mencapai 70 hingga 80 persen.

"Capital Expenditure BUMN harus ditingkatkan sehingga ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita," kata Presiden.

Pengeluaran modal (capital expenditure atau capex) adalah alokasi yang direncanakan dalam anggaran untuk melakukan pembelian/perbaikan/penggantian segala sesuatu yang dikategorikan sebagai aset.

Terbaru
24 Maret 2017 | 11:32
Dirut BNI Syariah diganti
23 Maret 2017 | 19:08
OJK paparkan tren bisnis keuangan
16 Maret 2017 | 11:33
OJK tunggu ICMI soal bank wakaf
Keuangan