Keuangan

Wamenkeu: sinergi APBN dan APBD itu penting

1.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
12:08
17 MAR 2017
Dok: Paket kebijakan ekonomi
Reporter
Ahmad
Sumber
Rimanews

Rimanews  - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo menyampaikan pentingnya sinergi antara APBN dan APBD untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

"TKDD (Transfer ke Daerah dan Dana Desa) harus bisa memberikan multiplier effect, sebagai engine of growth, bisa bersinergi dengan APBD seluruh Indonesia. Bersinergi antara dana APBN, APBD dan PAD (Pendapatan Asli Daerah) plus, peran swasta di daerah  hingga pertumbuhan nasional itu merupakan akumulasi dari pertumbuhan ekonomi di daerah," kata Wamenkeu seperti dikutip kemenkeu.go.id, hari ini.

Lebih lanjut, Wamenkeu juga mengingatkan DJPK untuk mengevaluasi Dana Alokasi Khusus (DAK) agar tidak terlalu terpusat di Pulau Jawa. Perlu kriteria yang jelas untuk pemberian DAK kepada daerah-daerah saat mengajukan proposal kegiatan.

"DAK harus dievaluasi, apakah masih Java-sentris atau sudah menyebar. Kalau DAK menggunakan konsep filling the gap, harusnya secara natural selection, maka DAK akan tersalurkan ke Indonesia bagian Timur," ungkap Wamenkeu.

Menutup acara, Wamenkeu menyampaikan pesan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati agar ada perubahan cukup fundamental mengenai Dana Insentif Daerah (DID), supaya yang mendapatkan DID adalah daerah yang berkinerja sangat baik.

Terbaru
23 Maret 2017 | 19:08
OJK paparkan tren bisnis keuangan
16 Maret 2017 | 11:33
OJK tunggu ICMI soal bank wakaf
22 Februari 2017 | 22:06
Bill Gates minta robot dikenakan pajak