Keuangan

Kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia menurut ADB

6.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
05:37
07 APR 2017
Dok. Sejumlah truk kontainer terlihat siap membawa peti kemas di pelabuhan. Foto: Antara
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Antara

Rimanews - Wakil Kepala Perwakilan Bank Pembangunan Asia (ADB) Indonesia, Sona Shrestha, berpendapat soal masa depan ekonomi Indonesia. Reformasi struktural dan konsistensi kebijakan ekonomi dari pemerintah jadi kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. 

Dalam laporan Asian Development Outlook (ADO) 2017, ADB memproyeksikan peningkatan investasi swasta, kinerja ekspor, dan belanja infrastruktur tinggi bisa mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2017 sebesar 5,1 persen dan pada 2018 sebesar 5,3 persen.

Risiko yang dapat mempengaruhi proyeksi ini adalah kemungkinan lambatnya pelaksanaan reformasi kebijakan, kurangnya pendapatan fiskal, ketidakpastian atas kebijakan perdagangan di negara maju dan pemulihan yang melambat di negara mitra dagang utama.

Publikasi ini juga mencatat pemerintah Indonesia telah memiliki fokus yang kuat dalam mendorong reformasi di pembangunan infrastruktur, yang bisa mendorong investasi dan diversifikasi kegiatan ekonomi dalam jangka menengah panjang.

"Indonesia bisa mencapai pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari yang diharapkan, karena secara potensi ekonomi Indonesia berada pada kisaran 5,5 persen-6 persen," kata Shrestha, dalam jumpa pers di Jakarta, kemarin, dikutip dari Antaranews.

Shrestha menjelaskan, selain reformasi struktural, pertumbuhan ekonomi tinggi ini bisa dicapai apabila pembenahan berkelanjutan dalam sarana infrastruktur dan upaya mengatasi kesenjangan kualitas tenaga kerja juga ikut dilakukan.

Untuk itu, ia mengatakan pertumbuhan ekonomi pada 2018 yang diproyeksikan pemerintah dalam pagu indikatif sebesar 5,6 persen masih bisa tercapai, asalkan perbaikan kinerja domestik itu diupayakan dan terjadi pemulihan ekonomi global.

"Potensi untuk tumbuh tinggi selalu ada, namun hal itu didukung komitmen pemerintah atas reformasi berkelanjutan dan membaiknya kondisi lingkungan global," kata Shrestha.

Terbaru
26 April 2017 | 20:15
Rupiah melemah ke Rp13.278
21 April 2017 | 20:00
Rupiah melemah ke Rp 13.311
20 April 2017 | 20:45
Nilai tukar rupiah relatif stabil
4 April 2017 | 21:41
Amnesti pajak sebabkan deflasi
Keuangan