Ekonomi

Menperin minta industri otomotif tambah kontribusi ekonomi

2.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
18:08
12 MAR 2017
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto
Reporter
Andika Pratama
Sumber
ABC

Rimanews - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto meminta industri otomotif dalam negeri agar terus melakukan inovasi teknologi, menambah investasi, meningkatkan serapan tenaga kerja, serta menggandeng mitra lokal.

Langkah ini, menurut Airlngga, diharapkan dapat memacu pertumbuhan dan daya saing sektor manufaktur sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

“Kami memberikan apresiasi terhadap komitmen Mitsubishi Motors, yang selama ini berupaya untuk meningkatkan eksistensinya di pasar otomotif dalam negeri,” katanya dalam Perayaan Pencapaian Penjualan 1 Juta Unit Colt Diesel di Indonesia di Jakarta, seperti dilansir keterngan tertulis Kemenperin, hari ini.

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor (KTB) sebagai distributor resmi kendaraan Mitsubishi telah memasarkan satu juta unit Colt Diesel selama 46 tahun beroperasi di Indonesia. Prestasi ini juga dicatatkan oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pencapaian penjualan truk terbanyak, yang telah dicapai pada Januari 2017.

Menperin juga menyambut baik pencapaian PT KTB yang memiliki lebih dari 200 dealer dan lebih dari 4.500 parts shop di kota-kota besar di Indonesia.

“Ini berkontribusi bagi industri otomotif nasional, sekaligus mendukung pembangunan di Indonesia secara keseluruhan,” tuturnya.

Apalagi, lanjut Airlangga, saat ini industri otomotif merupakan salah satu sektor andalan dalam kebijakan industri nasional yang memiliki peran besar terhadap PDB nasional.

“Industri otomotif ditargetkan mampu produksi mencapai 2,5 juta unit pada tahun 2020,” ungkapnya.

Dalam upaya peningkatan produksi dan penjualan otomotif di Indonesia, menurut Airlangga, diperlukan koordinasi serta pemahaman visi dan misi antara pemerintah dengan pelaku usaha.

“Untuk itu, melalui kesempatan ini, kami mengimbau PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors untuk terus bersinergi dengan Pemerintah serta meningkatkan penggunaan kandungan lokal dalam kegiatan produksinya,” paparnya. 

Direktur PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors Atsushi Kurita mengatakan, pencapain satu juta unit Colt Diesel merupakan rekor satu-satunya dan penjualan terbanyak yang pernah diraih dalam segmen truk.

"Prestasi ini tidak akan tercapai tanpa adanya kebersamaan dan kerja keras untuk membangun brand agar bisa diterima di masyarakat dengan baik," ucapnya.

Lebih lanjut, Atsushi menjelaskan, bahwa pencapain ini bukan hanya soal penjualan semata, tetapi juga melambangkan satu juta jabat tangan dengan konsumen dan satu juta cerita Colt Diesel. Ke depan, Atsushi berharap Fuso bisa menjadi pilihan kendaraan niaga yang diandalkan untuk menggerakkan sektor ekonomi di Indonesia.

Terbaru
20 Juli 2017 | 12:28
Nam Air buka rute Biak-Nabire
19 Juli 2017 | 19:39
Jokowi terbitkan PP Migas
19 Juli 2017 | 13:50
AJB 1912 rugi Rp 20 triliun
18 Juli 2017 | 20:30
Go-Jek di Garut ilegal