Ekonomi

Garuda Indonesia tambah 45.000 kursi saat Lebaran

2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:26
07 MEI 2017
Editor
Andika Pratama
Sumber
Antara

Rimanews - PT Garuda Indonesia dalam memberi pelayanan kepada warga masyarakat saat Lebaran tahun 2017 menyediakan tambahan sekitar 45.000 kursi.

"Tahun ini kami akan memberikan pelayanan untuk tambahan kursi kepada warga masyarakat atau konsumen yang akan bepergian menjelang Lebaran, maupun setelah perayaan Idul Fitri," kata Direktur Utama PT Garuda Indonesia Pahala N. Mansyuri, di sela menghadiri "Dharma Santhi Nyepi Tahun Saka 1939" di Hotel Parama Sanur, Bali

Ia mengatakan dengan penambangan kursi kepada konsumen menjelang dan sesudah Lebaran tahun 2017 sebanyak itu, artinya ada peningkatan sebesar 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kami memberikan pelayanan penambahan kursi penerbangan tersebut dijadwalkan sebelum dan sesudah selama delapan hari, mulai dari 18 Juni hingga 3 Juli 2017," ujarnya.

Untuk penerbangan khususnya dari Bali, kata dia, pada triwulan pertama perkembangannya cukup baik, untuk domestik maupun internasional.

"Penerbangan maskapai Garuda Indonesia ke Bali cukup baik, diperkirakan mengalami peningkatan mencapai 13 persen," ucapnya.

Ditanya mengenai parkir pesawat terbang jenis ATR di Bandar Udara Internasional Gusti Ngurah Rai, Bali, Pahala Mansyuri mengatakan pihaknya akan berkoordinasi.

"Kami akan melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait adanya wacana untuk pembatasan jenis pesawat ATR yang selama ini melayani daerah perintis," ujarnya.

Dikatakan, pihak Garuda akan berkoordinasi dengan regulasi (pemerintah), pengelola bandara dalam hal ini PT Angkasa Pura, termasuk juga instansi lainnya.

"Kami akan terus upayakan berkoordinasi dengan instansi terkait, sehingga penerbangan akan bisa lancar melayani penerbangan daerah perintis atau keberadaan bandaranya hanya bisa dilayani jenis pesawat kecil (ATR). Mungkin juga kami mengoptimalkan jadwal dan slot penerbangan," katanya.

KATA KUNCI : , ,
Terbaru
20 Juli 2017 | 12:28
Nam Air buka rute Biak-Nabire
19 Juli 2017 | 19:39
Jokowi terbitkan PP Migas
19 Juli 2017 | 13:50
AJB 1912 rugi Rp 20 triliun
18 Juli 2017 | 20:30
Go-Jek di Garut ilegal
Ekonomi
Sponsored