Film

"Setan Jawa" diputar di Melbourne

4.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
19:14
24 FEB 2017
Film Setan Jawa diiringi penampilan gamelan dan simfoni orkestra Melbourne. (Foto: Arts Centre Melbourne)
Reporter
Sumber
Rimanews

Rimanews- Australia dan Indonesia memiliki budaya yang jelas berbeda, tapi lewat penuturan bahasa musik, meski keduanya belum tentu bertemu, tetap menghasilkan sebuah harmoni.

Diberitakan Australiaplus, film karya Garin Nugroho, “Setan Jawa” menjadi salah satu pertunjukkan yang diandalkan dalam festival budaya dan seni Asia TOPA, yang sedang digelar di Melbourne.

Film bisu yang dirilis di Jakarta pada September 2016 lalu ini menampilkan kisah cinta dan pengorbanan dengan balutan mistis lewat alunan musik gamelan yang ditampilkan secara langsung di panggung.

Khusus untuk pemutarannya di Asia TOPA, Setan Jawa akan memasukan unsur musik barat, yakni simfoni orkestra. Sebuah kolaborasi yang tentunya tidaklah mudah bagi mereka yang terlibat.

"Ada nada dan irama yang berbeda dari dua dunia, yakni simfoni dan musik Jawa yang tidak kita kenal sebelumnya," ujar Iain Grandage, komposer sekaligus konduktor Melbourne Symphony Orchestra yang akan mengiringi film “Setan Jawa”.

Tetapi menurut Iain, meski terdengar sebagai sebuah proyek yang ambisius, tetap ada titik dimana keduanya bisa digabungkan.

"Ada beberapa nada yang sama antara orkestra dengan gamelan, setelah kita temukan kesamaannya, kita membuatnya sebuah harmoni," ujar Iain saat ditemui Erwin Renaldi dari ABC Australia Plus di sesi latihan “Setan Jawa”.

Tentu ada banyak tantangan dan hambatan saat kedua musik digabungkan, tetapi Iain menilai lebih banyak hal-hal lain yang membuatnya senang dalam melakukan proyek ini.

"Ada percakapan, ada perdebatan, kebersamaan, semua dalam satu karya. Ini sangatlah menyenangkan dan senang bisa berkerja sama dengan musisi Jawa," katanya.

Terbaru
Film