Kesehatan

Mengenal Risonusitis pada Anak dan Cara Penanganannya

3.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
19:27
19 DES 2016
Reporter
Chaerunnisa
Sumber
Rimanews

Rimanews - Rinosinusitis adalah salah satu masalah kesehatan yang dapat menimpa siapa saja, termasuk anak-anak. Adapun berdasarkan penyebabnya, rinosinusitis dapat dibedakan menjadi alergi dan nonalergi.

Penyebab rinosinusitis pun beragam seperti asap rokok, polusi, tungau debu rumah, bulu hewan, juga infeksi virus dan bakteri.

Anak yang mengidap rinosinusitis biasanya akan menunjukan gejala seperti bersin-bersin, hidung tersumbat atau berair, berkurangnya sensitifitas indera penciuman, bahkan bisa demam, sakit kepala, nyeri pada wajah mulut bau, sehingga dapat mengganggu kehidupan sosial dan prestasi di sekolahnya. 

Penanganan untuk anak yang mengidap rinosinustis tentu bisa beragam disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan penyakit yang diderita. 

"Penanganan untuk anak yang menderita rinosinusitis sebenarnya selain menggunakan obat-obatan juga bisa dibantu dengan rajin membersihkan rongga hidungnya," ungkap dr Isabella Riandani, Sp. A. dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading dalam acara SOHO #BetterU di Penang Bistro, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2016).

Rinosinusitis juga sebenarnya bisa dicegah dengan beberapa cara di antaranya:

1.    Menghindari asap rokok atau polusi
2.    Menghindari alergen sebisa mungkin
3.    ASI eksklusif dan imunisasi lengkap
4.    Membersihkan saluran hidung sang anak untuk membantu menjaga agar hidung bebas dari penyebab iritasi. 

Pentingnya menjaga kebersihan hidung demi kesehatan tubuh ternyata masih sering diabaikan. Atau masih banyak orang yang belum memahami cara membersihkan hidung yang tepat. Oleh karena itu, SOHO Global Health memproduksi Aqua Maris.

"Aqua Maris adalah sebuah produk yang mengandung zat mineral dari air Laut Adriatik yang merupakan air laut terbersih di dunia. Selain itu, air Laut Adriatik memiliki beberapa keunikan salah satunya yaitu berlimpah dalam garam dan oligoelements yang berefek positif untuk menjaga vitalitas dan keseimbangan mukosa jaringan terutama saluran pernafasan," jelas dr. Yulita Lea, Marketing Director SOHO Global Health.

Terbaru
26 Maret 2017 | 11:53
UGM bagikan 1.000 handphone
22 Maret 2017 | 20:01
Jangan lakukan ini setelah makan!
19 Maret 2017 | 03:00
Gejala awal depresi
16 Maret 2017 | 22:00
Kena influenza? Istirahatlah!
10 Maret 2017 | 21:00
Alasan garuk-garuk jadi menular
10 Maret 2017 | 17:11
Jangan spelekan pegal-pegal
Kesehatan
Berita Terkait