Kesehatan

Jokowi: kalau masih ada kasus gizi buruk memalukan

4.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
12:33
28 FEB 2017
Dok. Presiden Joko Widodo
Editor
Stefanus Yugo
Sumber
Rimanews

Rimanews - Presiden Joko Widodo mengingatkan, sebagai negara dengan pendapatan menengah, jangan sampai ada lagi kasus penderita gizi buruk di tanah air.

"Memalukan kalau masih ada kasus gizi buruk. Ini yang harus diselesaikan entah satu anak, dua anak, tiga anak harus secepatnya diselesaikan. Apalagi lebih dari itu," kata Jokowi saat memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2017, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari laman Setkab, hari ini.

Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2017 itu bertema "Sinergi Pusat dan Daerah dalam Pelaksanaan Pendekatan Keluarga untuk mewujudkan Indonesia Sehat" itu diikuti oleh 1.787 peserta dari berbagai lintas sektor dari pusat dan daerah. Hadir dalam pembukaan Raker Kesehatan itu, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. 

Jokowi mengatakan, kasus gizi buruk sebenarnya persoalan yang bisa diselesaikan, sehingga dia tidak terima bila kasus itu masih ditemukan di Indonesia. "Sekali lagi, kita sudah berada pada posisi pendapatan menengah. Ini harusnya sudah kita tinggal, sudah masa lalu kita, tetapi kenapa sekarang masih ada, karena kita tidak fokus pada hal-hal yang sebetulnya sudah kita tinggalkan," katanya. 

Menurut Presiden Jokowi, tidak ada lagi anak yang sepantasnya hidup miskin di negara yang berpendapatan menengah. 

Tidak ada anak yang sepantasnya kekurangan gizi di negara berpendapatan menengah seperti  sekarang ini.  Dan tidak ada anak yang pantas meninggal dengan penyebab yang sebetulnya bisa dicegah. "Semua tahu, semua dokter, semua bidan mengerti semuanya ini. Inilah persoalan dan beban yang harus diselesaikan secepatnya apabila ingin 2045, kita masuk ke lima besar negara dengan PDB terbesar. Tapi kalau ini masih, lupakan mimpi itu. Apalagi dengan jumlah yang masih banyak, lupakan," kata dia.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
26 Maret 2017 | 11:53
UGM bagikan 1.000 handphone
22 Maret 2017 | 20:01
Jangan lakukan ini setelah makan!
19 Maret 2017 | 03:00
Gejala awal depresi
16 Maret 2017 | 22:00
Kena influenza? Istirahatlah!
10 Maret 2017 | 21:00
Alasan garuk-garuk jadi menular
10 Maret 2017 | 17:11
Jangan spelekan pegal-pegal
Kesehatan