Kesehatan

Penyebab bau mulut saat puasa dan cara menanganinya

4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
14:51
17 MEI 2017
Ilustrasi
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Antara

Rimanews - Spesialis gigi dari Bamed Health Care, drg. Felicia Melati, SpKGA menjelaskan penyebab bau mulut yang biasa terjadi saat seseorang berpuasa.

Menurutnya, bau mulut terjadi lantaran saat puasa seseorang tidak makan dan minum sejak fajar hingga matahari terbenam sehingga asupan cairan terbatas dan tidak ada stimulus saliva.

"Saliva merupakan agen pembersih alami, mengandung enzim antibakteri dan menjaga keseimbangan bakteri dalam mulut. Kalau asupan cairan kurang dan tidak ada stimulus saliva, maka laju saliva menurun, sehingga penumpukan bakteri terjadi, memicu terjadinya halitosis," kata Felicia di Jakarta, Rabu (17/05/2017).

Masalah bau mulut akan timbul saat jumlah bakteri di dalam mulut berkembang menjadi banyak, lanjut dia.

"Bakteri yang disebut anaerob gram negatif ini berasal dari sisa makanan, air liur, sel epitel dari mukosa mulut, serta bakteri yang sudah mati dan memicu munculnya khas bau seperti telur busuk, bawang putih, bau seperti kotoran (bau mulut)," jelasnya.

Lalu, apa yang dapat dilakukan umat Muslim untuk mencegah, atau mengurangi, bau mulut saat puasa?

"Pertama, meningkatkan kebersihan mulut yakni sikat gigi, pembersihan lidah agar mendapat kebersihan maksimal. Bila diperbesar, lidah memiliki lekuk-lekuk yang bisa menjadi tempat sisa-sisa makanan menempel. Kalau dibiarkan, pada orang dengan lekukan cukup dalam, ada lapisan lekat yang salah satunya diisi bakteri (menyebabkan bau mulut). Cara membersihkannya bisa menggunakan sikat gigi atau scraper," kata Felicia. 

"Menggunakan dental flosh juga menjadi pilihan, lalu obat kumur. Obat kumur merupakan bagian meningkatkan kebersihan mulut tetapi tidak menjadi solusi mengatasi bau mulut. Selain itu lakukan scaling (pembersihan karang gigi), penambalan kalau ada lubang, perbaikan tambalan, perawatan saraf kalau karies sudah besar," pungkasnya. 

KATA KUNCI : , , , ,
Kesehatan