Selebritas

Yang dilakukan anak-anak selebriti mengisi libur Ramadhan

6.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
19:32
12 JUN 2017
Dok: sejumlah selebriti beserta orang tua peserta pesantren kilat
Reporter
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Rimanews

Rimanews – Untuk mengisi liburan Ramadhan dengan lebih bermanfaat tentu ada beragam cara, salah satunya adalah mengikuti pesantren kilat. Demikian pula yang dilakukan anak-anak sejumlah selebriti tanah air.

Ditemui disela-sela acara pada Minggu (12/06/2017) di Pondok Indah, Jakarta Selatan, komedian yang juga anggota DPR Eko Patrio mengaku ketiga anaknya sangat menyukai acara tersebut. “Anak saya sampai ingin cepat-cepat hari esok supaya bisa ikut sanlat (pesantren kilat) lagi,” katanya.

Eko turut gembira melihat semua anaknya bisa belajar agama dengan cara yang menyenangkan meskipun dalam waktu yang sangat singat.

Senada dengan Eko, aktris cantik Marcella Zalianty juga mengutarakan hal serupa. “Bagi anak-anak yang tidak sekolah di sekolah Islam, kegiatan ini penting ya. Bagaimanapun pelajaran agama itu sangat penting karena kita ingin anak-anak itu cerdas tidak hanya secara intelektual tetapi juga spiritual,” katanya.

Marcella yang hadir di acara buka bersama yang digelar sebagai penutup acara bertajuk “Fun Holiday with Pesantren Ramadhan: Love Allah, Love Rasul” itu mengapresiasi cara pengajaran agama yang riang sehingga membuat anak-anak mau belajar dengan sukarela.

“Pendekatan pengajaran agama dengan fun itu membuat anak-anak mempelajari agamanya tidak merasa terpaksa belajar tetapi mereka (melakukannya karena) suka,” ujarnya.

Sementara itu, aktris Cut Keke, yang juga ketua panitia mengaku berbahagia bisa menyelengarakan acara tersebut dengan lancar.

“Ini acara kami yang kedua ya, dan semoga tahun depan bisa melakukannya lagi. Kami dari pengajian Barokah bekerjasama dengan Muslim Smart menggelar acara ini untuk mengenalkan ajaran Islam kepada anak-anak sejak dini. Semoga memberikan manfaat, insyaallah, ” katanya.

Selain anak sejumlah artis, tampak pula anak dari pasangan politisi Edhi Baskoro Yudhoyono dan Aliya Rajasa menjadi salah satu dari total 90 peserta di acara yang digelar pada 09-11 Juni itu.

“Alhamdulillah, anak saya bisa menghafal sebagian surat Arrahman, bisa berwudhu melalui lagu. Saya terharu dia memulai sesuatu dengan membaca bismillah. Walaupun cuma tiga hari, dampaknya sangat terasa, ” kata Aliya.

Belajar dengan riang

Kegiatan anak-anak sekarang sama padatnya dengan kegiatan orang dewasa. Mereka di sekolah belajar selama 8 jam, belum lagi ditambah dengan les tambahan di luar sekolah. Hal ini membuat anak-anak rawan stress apabila pelajaran tidak didisain dengan menyenangkan.

“Kami konsen memberikan pelajaran agama kepada anak-anak dengan metode yang khas kanak-kanak, yakni fun learning tanpa mengurangi esensi dari pendidikan itu sendiri. Beban belajar anak-anak saat ini sangat berat,” kata Fikriyah Rasyidi, direktur Muslim Smart.

Untuk mendisain suasana kelas yang riang dan menyenangkan, Fikriyah mengaku tantangannya ada pada guru yang kreatif dan inovatif.

“Guru sebagai eksekutor dan pemimpin di kelas mempunyai peran terpenting. Itu tantangannya karena tidak semua guru mau meningkatkan kemampuan mereka dalam mengajar dengan lebih banyak belajar. Kami di Muslim Smart sendiri menyelenggarakan training untuk guru minimal sebulan sekali untuk mempertahankan ritme mengajar dengan kreatif dan fun,” katanya.

Untuk diketahui, Muslim Smart adalah lembaga pendidikan nonformal berbasis privat dengan spesialisasi pelajaran agama. “Yang belajar bersama kami saat ini ada sekitar 100 anak-anak dan beberapa orang dewasa. Kami berharap dapat berkontribusi menyebarkan ajaran Islam yang moderat, rahmatan lil alamin,” pungkasnya.

Dok: kegiatan anak-anak peserta pesantren kilat

Terbaru
10 Juni 2017 | 14:03
Jupe dimakamkan hari ini
10 Juni 2017 | 12:33
Jupe meninggal dunia
Selebritas