Anda bermata minus? Jangan remehkan!

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

Anda bermata minus? Jangan remehkan! Anda Bermata Minus? Jangan Remehkan!

Seringkali seseorang dengan kondisi mata Myopia atau yang biasa disebut rabun jauh menganggap remeh hal tersebut. Dengan cara dibiarkan atau tidak memakai alat bantu melihat. Tetapi, tahukah Anda bahwa rabun jauh alias mata minus sangat berbahaya bagi kesehatan mata anda?

Mata minus atau Myopia adalah salah satu kondisi dimana kita tidak dapat melihat dari jarak pandang yang jauh secara normal. Mata minus ditandai seperti buram ketika berjauhan dengan objek yang kita lihat akan tetapi dapat terlihat jelas jika objek berada pada jarak dekat.

Kelainan ini timbul dari dalam atau dibawa sejak seseorang masih kecil. di Negara maju, penderita Myopia sangat mudah ditemui. Presentasenya biasanya tinggi. Seperti misalnya Jepang, Singapura dan Taiwan yang 44%  dari penduduk dewasa mengalami gangguan mata rabun jauh. sedangkan di Indonesia, dapat diperkirakan setiap rumah memiliki satu penderita mata rabun jauh.

Sepintas memang kita tak akan menyadari akan bahayanya membiarkan mata minus. Tetapi, mata minus jika dibiarkan terus menerus akan membuat otot mata melemah dan terjadi gangguan akomodasi mata dan memperparah kondisi mata yang sudah rabun.

Sebenarnya, bertambahnya minus bukan diakibatkan karena tidak memakai kacamata, tetapi diakibatkan oleh  kebiasaan penglihatan yang dilanjutkan walau sudah memakai kacamata. Seperti misalnya membaca, menonton, bermain gadget, atau bermain video game dari jarak yang terlampau dekat dan dalam jangka waktu yang terlalu lama tanpa istirahat.

Normalnya, rata-rata penderita mata minus akan bertambah minusnya sekitar 0.25-1.00 per tahun. Namun hal ini akan terhenti ketika penderita memasuki usia berkisar 35-40 tahun. Minus akan tetap ataupun berkurang nantinya disebabkan oleh faktor proses penuaan yang cenderung membuat mata menjadi plus atau rabun dekat.   

Berbicara mengenai mata minus barangkali ada diantara Anda yang mendengar bahwa asupan vitamin A dapat menghilangkan gangguan mata minus. Tetapi sayangnya hal itu tidak benar. Asupan Vitamin A hanya dapat membantu untuk memperlambat laju pertambahan minus saja, tidak untuk menghilangkan mata minus atau mengembalikan penglihatan menjadi normal kembali.

Jika anda bermata minus sebaiknya jangan mengabaikan mata anda. Konsultasikan segera ke dokter atau para professional perawatan mata. Biasanya dokter ataupun spesialis mata menyarankan anda untuk memakai kacamata, tetapi belakangan ini ada jenis perawatan terbaru yaitu memakai lensa kontak (softlens).

Cara lain untuk mengatasi rabun jauh ialah Operasi Lasik. Dengan menjalani Operasi Lasik, lensa mata bisa diperbaiki hingga normal kembali. Jika anda berkantong tebal ada baiknya untuk menggunakan cara ini atau anda bisa menjalani terapi mata alami dengan harga jauh lebih murah.

 

Trump tempatkan konsulat Palestina di bawah kedutaan Israel
Bila diserang, Rusia akan respon serangan rudal dengan senjata nuklir
Puluhan kali gempa, Anak Krakatau berstatus waspada
DPR pertanyakan keengganan pemerintah naikkan harga BBM
Ini alasan Golkar setuju dana saksi pemilu jadi beban negara
Gonjang-ganjing muktamar Pemuda Muhammadiyah diintervensi
DPR akan panggil tiga lembaga terkait peluru nyasar
PAN larang kepala daerah jadi tim sukses
Polisi: Total 6 peluru nyasar ditemukan di gedung DPR
PKB bantah acungan satu jari direktur IMF sebagai kampanye Jokowi
Pelopor perdamaian bangkitkan Indonesia damai
Ada kelompok yang berupaya bunuh karakter TGB
PAN setuju dana saksi pemilu dibiayai negara
Sri Mulyani dan Luhut akan dilaporkan ke Bawaslu, Zulhas: pejabat hati-hati
DPR jelaskan alasan biaya saksi pemilu ditanggung negara
Fetching news ...