Melewatkan sarapan untuk diet adalah salah besar

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

Melewatkan sarapan untuk diet adalah salah besar

Menjaga kondisi tubuh tetap fit memang mudah untuk dilakukan. Namun, sering kali, manusia sering melewatkan pola makan teratur dan komplit. Umumnya kita dianjurkan untuk makan tiga kali sehari, yaitu makan pagi/sarapan, makan siang, dan makan malam. Seperti, selalu melewatkan sarapan pagi.

Tahukah Anda, mengapa melewatkan sarapan pagi adalah hal yang sia-sia dan membuat berat badan malah bertambah?

Meski tergoda untuk melewatkan sarapan pagi karena kekurangan waktu, selera makan atau pilihan, melewatkan sarapan justru bisa mengakibatkan kenaikan berat badan. Melewatkan sarapan membuat tubuh kamu panik dan mendambakan makanan bergula dan berlemak untuk mengimbangi kekurangan nutrisi. Karena itu, saat makan, Anda mungkin tidak menyukai salad yang dilapisi sayuran. Karena tingkat kelaparan yang begitu tinggi, tubuh akan cenderung makan banyak, dan tidak ada yang akan sangat sehat.  

Sebuah studi menemukan bahwa pria yang senantiasa sarapan pagi akan memiliki mood lebih positif daripada mereka yang melewatkan. Saat kamu melewatkan makanan terpenting pada hari itu, gula darah kamu turun tiba-tiba yang bisa menyebabkan iritabilitas, kelelahan dan bahkan sakit kepala. Dan jika kamu duduk di sekolah atau bekerja dengan sakit kepala dan perut kosong, tidak butuh waktu lama sebelum kamu membenci dunia. Sarapan pagi secara teratur membantu mendukung sikap yang baik.

 Sarapan adalah kegiatan/aktivitas makan pada pagi hari sebelum melewati jam 9 dan merupakan waktu makan yang sangat penting untuk dilakukan. Sarapan berperan sebagai sumber energi untuk memulai padatnya aktivitas hingga siang hari, terutama bagi anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan. Berikut penjelasan pentingnya sarapan.

Mengapa setiap orang harus sarapan? Hal ini dikarenakan pada sistem tubuh manusia yang normal, setelah melalui fase tidur 8-10 jam dan tidak melakukan kegiatan makan dan minum, terutama makanan yang mengandung karbohidrat, maka kadar gula darah akan berada di titik rendah.

Rendahnya kadar gula darah dapat menganggu fungsional tubuh dan juga otak yang membutuhkan asupan energi dari gula darah. Kondisi ini membuat si anak akan kesulitan dalam berkonsentrasi maupun beraktivitas.

Pada anak-anak, sarapan sangat agar mereka dapat lebih mudah menerima pelajaran. Pada proses belajar, otak merupakan organ yang sangat penting untuk menerima, mengolah, menyimpan dan mengeluarkan informasi. Banyak penelitian menunjukkan sarapan terbukti dapat meningkatkan konsentrasi belajar dan stamina anak.

Sebenarnya, melewatkan sarapan bisa menyebabkan lebih dari sekedar kelaparan. Menurut sebuah penelitian, pria yang melewatkan sarapan meningkatkan risiko serangan jantung hingga hampir 30%. Wanita yang melewatkan makan pertama mereka akan menempatkan diri mereka pada risiko terkena diabetes tipe 2 sekitar 54%.

Memiliki pola makan yang teratur dan sehat sebenarnya sangat mudah untuk dilakukan. Hanya saja, pola hidup teratur juga harus diiringi dengan keinginan yang kuat. Jadi, jangan lewatkan sarapan lagi yaa!

Erick Thohir: Jokowi akan beri solusi, bukan hanya janji
Fahri Hamzah harap Prabowo lebih agresif tanyakan janji Jokowi
Heboh, pendukung saling adu yel-yel menjelang debat
Demokrat: SBY tak lagi berpolitik
Sandiaga tak datang ke debat capres, ini penjelasan kubu Prabowo
Ganjar Pranowo datang di debat capres sebagai tokoh masyarakat
KPU tambah kuota tamu undangan untuk debat capres
Mantan bintang porno ini jadi caleg
JARI 98 jadi saksi dukungan warga Tangerang Selatan kepada Jokowi
Rizal Ramli sebut mobil Esemka alat politik Jokowi
Rizal Ramli: Jokowi impor pangan ugal-ugalan
Pidato Prabowo disebut klise, BPN samakan Prabowo dengan Bung Karno
Amerika Serikat rugi Rp38 triliun
Sempat ditolak, Prabowo akhirnya shalat Jumat
Kedengkian terhadap mantan picu impotensi
Fetching news ...