News Law

"Ibu Indonesia" segera diproses hukum

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

\ Sukmawati Soekarnoputri

Penyidik Polda Metro Jaya segera menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang yang melaporkan Sukmawati Soekarnoputri terkait puisi kontroversi berjudul "Ibu Indonesia" yang ditulis dan dibacakannya pada acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018.

"Sudah ada dua laporan yang diterima Polda Metro Jaya kemudian nanti akan dilakukan penyelidikan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, Rabu (04/2018).

Namun, dia menuturkan penyidik belum memastikan waktu agenda pemeriksaan terhadap kedua pelapor.

Dia menambahkan, penyidik Polda Metro Jaya juga akan meminta keterangan saksi ahli, termasuk ahli bahasa dan pidana umum.

Sebelumnya, politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Amron Asyhari, melaporkan budayawati Sukmawati Soekarnoputri ke Polda Metro Jaya terkait isi puisi berjudul "Ibu Indonesia" pada acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya. Menurutnya, puisi tersebut menghina umat Islam.

Ashary melaporkan Sukmawati dengan tuduhan melanggar Pasal 156 A KUHP tentang dugaan penistaan agama.

Selain Ashary, pengacara Denny Kushidayat juga mengadukan Sukmawati ke Polda Metro Jaya terkait tuduhan yang sama.

Kushidayat melaporkan Sukmawati sesuai Laporan Polisi Nomor : LP/1782/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum dengan jeratan Pasal 156 A KUHP tentang penistaan agama dan atau Pasal 16 UU RI Nomor 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis.

Denny menilai puisi karya Sukmawati melecehkan dan menghina umat Islam pada kalimat syariat Islam yang dibandingkan sari konde. Sukmawati merupakan salah satu adik dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoutri.

Sukmawati sendiri sudah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Adapun puisi Sukmawati yang menjadi kontroversi adalah sebagai berikut:

Ibu Indonesia

Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan azan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi

Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.

Israel akan terus serang Suriah meski dibantu Rusia
Rizieq Shihab didiskriminasi di Arab Saudi
 Disoraki mahasiswa saat sebut Prabowo, Zulhas anggap bagian dari ekspresi
Rusia tuding Israel penyebab jatuh pesawat Ilyushin II-20
Rahasia menghasilkan anak seperti Sandiaga Uno
Meskipun menang pilpres, Prabowo tak bisa intervensi kasus Buni Yani
Golkar panggil caleg yang dukung Prabowo
 Fadli Zon laporkan balik Rian Ernest soal potong bebek angsa PKI
Berebut magnet Yenny Wahid
Bamsoet harap Yenny Wahid dukung Jokowi
Golkar anggap dukungan kadernya ke Prabowo bukan suara resmi partai
Forum caleg Golkar dukung Prabowo-Sandiaga Uno
Golkar nilai perempuan penentu utama, bukan objek pelengkap
Menyusui tandem butuh dukungan ayah ASI
Mardani dapat tugas kawal suara emak-emak
Fetching news ...