Swasta bakal dilarang bor geothermal berisiko tinggi

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Swasta bakal dilarang bor geothermal berisiko tinggi ilustrasi

Penelitian dan pemboran untuk ekplorasi geothermal kelak akan dilakukan pemerintah untuk dijadikan dokumen tender. Pemboran untuk eksplorasi yang berisiko tinggi tak dilakukan lagi oleh pihak swasta atau pemenang tender. Pemerintah akan mengawalinya dengan mengerahkan para peneliti untuk melakukan pemboran sumber potensi geothermal di berbagai daerah.

Demikian diungkap Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto saat menerima pakar geothermal dari New Zealand Rosalind Archer di ruang kerjanya, Senayan, Jakarta, Selasa (20/3/2018). “Nanti hasil penelitiannya itu betul-betul akurat dan dapat dijadikan dokumen tender untuk membantu pelaksanaan tender. Hasil pemboran dan penelitian yang dimuat dalam dokumen itulah yang akan dibeli para investor pemenang tender untuk mengeksplorasi energi geothermal,” tegasnya.

Dengan penelitian dan pemboran yang dilakukan pemerintah sendiri, diharapkan punya kepastian untuk eksplorasi. Selama ini para investor enggan melakukan penelitian dan pemboran geothermal, karena khawatir gagal dan berbiaya tinggi. Risiko itu, kini ditangani pemerintah, sehingga punya kepastian untuk eksplorasi.

Energi geothermal, kata Agus, selain ramah lingkungan, juga merupakan energi yang tak ada habisnya untuk dieksplorasi. Berbeda dengan energi fosil yang akan segera habis dalam jangka waktu 50 tahun ke depan. Untuk tahap awal penelitian dan pemboran ini, Indonesia masih dibantu para peneliti geothermal dari New Zealand.

Ditambahkannya, Indonesia juga sedang menyiapkan infrastruktur riset geothermal. Saat ini, proyek uji cobanya dibangun di Waisano, Nusa Tenggara Timur. “Belum ada infrastruktur riset geothermal. Tapi kita sudah mulai rintis. Dan uji cobanya sudah kita lakukan di Waisano, NTT. Itu pilot project (proyek uji coba) kita. Nanti kita koordinasi dan kumpulkan lagi ahli-ahli geothermal Indonesia. Kita yakin Indonesia akan menguasai teknologi geothermal,” papar Agus penuh keyakinan.

Langkah Kemendag amankan harga sembako saat puasa dan lebaran
TKA diistimewakan, TKI kurang terlindungi
Buktikan tak antikritik, DPR gelar lomba
TNI evakuasi guru korban perkosaan gerombolan separatis Papua
Usia minimal perkawinan dalam UU sudah tak relevan dengan zaman
Fetching news ...