Menang di 3 Pilkada, PPP optimis dongkrak suara di Pemilu 2019

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

Menang di 3 Pilkada, PPP optimis dongkrak suara di Pemilu 2019 “PPP bukan hanya sebagai partai pengusung, namun juga mengikutsertakan kadernya di Pilkada," - Rommahurmuziy

Kemenangan 3 calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjadi langkah awal untuk dongkrak suara di Pemilu 2019. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum PPP M Rommahurmuziy, Rabu (27/06/2018).

Ketiga pasangan calon tersebut adalah Ridwan Kamil-UU Ruzhanul Ulum di Pilgub Jawa Barat, Ganjar Pranowo-Taj Yasin Jawa Tengah dan Khofifah Indar Parawansa-Emil Lestianto Dardak.

Rommahurmuziy menyebut kemenangan 3 calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang diusung partainya versi hitung cepat lembaga survei mempunyai arti besar.

Rommahurmuziy yang akrab disapa Rommy ini yakin kemenangan ketiganya bisa mendokrak suara PPP secara nasional di Pemilu Serentak 2019 mendatang. Pasalnya, dirinya menyebut populasi penduduk di tiga provinsi itu mewakili 49 persen populasi nasional.

“Penduduk Jabar ada 17,5 persen dari populasi penduduk nasional, Jatim 16,5 persen, dan Jateng 15 persen,” papar Ronny, Rabu (27/06/2018).

Rommy menambahkan bahwa kemenangan tersebut menjadi bukti kerja keras PPP selama ini. Dirinya mengungkapkan bahwa kader PPP akan terus bekerja secara maksimal hingga Pemilu 2019mendatang.

“PPP bukan hanya sebagai partai pengusung, namun juga mengikutsertakan kadernya di Pilkada yang saat ini unggul di quick count (hitung cepat) yang sudah berlangsung,” lanjutnya.

Rommy juga menegaskan bahwa kendati hasil perhitungan hanya dari quick count dan bukan resmi dari KPU, dirinya menilai kemenangan ini juga terbukti secara ilmiah.

 

 

PKB siap sumbang kubu Jokowi 25 juta suara
Ini kritik PDIP terhadap Kubu Jokowi
PKB akui Ma'ruf Amin benteng Jokowi dari tuduhan anti-Islam
Suku Yei Papua sambut “kado Natal” dari prajurit TNI
Penyair Singapura baca puisi di Ruang Baca Rimba Bulan
PDIP dituding rusak atribut Demokrat, Hanura: Jangan tuduh tanpa bukti
PAN sebut yang dukung Jokowi di Sumsel bukan kadernya
Sandi sebut Jateng ingin ganti presiden, Djarot: Upaya menghibur diri
TKN: Iklan kerja kerja kerja Gerindra garing dan tak inovatif
Manajer Repsol Honda: Rossi tak bisa terima masa kejayaannya habis
Rossi bingung mengapa dirinya masih populer
PKH efektif atasi kemiskinan
Rayakan HUT, BRI beri beasiswa puluhan milyar untuk ribuan orang
IHSG diprediksi menguat tunggu putusan The Fed
Jumlah BUMN berkurang 44 dalam 14 tahun, mengapa?
Fetching news ...