PAN lirik Anies-Gatot untuk tantang Jokowi pada Pilpres 2019

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

PAN lirik Anies-Gatot untuk tantang Jokowi pada Pilpres 2019 "Bisa Anies-Gatot atau Gatot-Anies. ... Kecenderungan PAN mengusung calon di luar Jokowi." Yandri Susanto.

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto menyatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo masuk dalam radar partainya sebagai capres atau cawapres alternatif untuk menghadapi Joko Widodo pada Pilpres 2019.

"Bisa Anies-Gatot atau Gatot-Anies. Namun, kedua nama tersebut masih dalam pembahasan antara Gerindra dan PAN. Kecenderungan PAN mengusung calon di luar Jokowi," kata Yandri dalam diskusi bertajuk `Menakar Arah Koalisi Parpol pada Pemilu 2019 Pasca-Pilkada Serentak 2018`, di Jakarta, Selasa (10/07/2018).

Sebelumnya,  dalam rakernas beberapa waktu lalu, PAN memutuskan Ketua Umumnya, Zulkifli Hasan maju sebagai capres.

“Namun, kami sadar diri bahwa suara PAN di parlemen tidak mencapai 20 persen. Makanya, kami intens komunikasi dengan Partai Gerindra untuk mengusung Prabowo Subianto-Zulkifli Hasan," jelasnya.

Yandri menyatakan bahwa PAN tidak mempermasalahkan jika Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden. Masuknya nama Anies Baswedan sebagai cawapres Prabowo Subianto disambut baik oleh PAN.

Menurut Yandri, jika pada akhirnya Prabowo berpasangan dengan Anies, Partai Amanat Nasional siap memberikan dukungan.

Tak hanya melakukan komunikasi dengan Gerindra, PAN juga menjalin komunikasi dengan Partai Golkar. Bahkan, Golkar dan PAN memiliki peluang untuk berkoalisi.

"PAN-Golkar juga punya peluang membentuk koalisi. Ini lantaran jumlah kursi PAN dan Golkar cukup untuk mengusung pasangan capres-cawapres sesuai dengan ambang batas capres atau presidential threshold sebesar 20 persen berdasarkan amanat UU Pemilu," katanya.

Suara PKS

Sementara itu, PKS tetap berkeinginan cawapres pendamping Prabowo Subianto dari kalangan internalnya.

"Cawapres, ya, kita berharap begitu (dari kalangan internal PKS)," kata Politikus PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsy dalam kesempatan yang sama.

Dirinya pun meyakini dan percaya kesepakatan bahwa PKS akan mengisi posisi cawapres Prabowo Subianto, namun belum diketahui siapa orangnya.

Aboe Bakar mengatakan memang masih banyak hal yang perlu dibicarakan terkait posisi cawapres tersebut. "Itulah yang masih banyak pembicaraan, karena ini menyangkut banyak hal persiapan pencapresan ini," jelasnya.

Ia mengaku tak jadi mempersoalkan jika nama kader PKS tak masuk dalam skenario pasangan capres-cawapres yang dibentuk oleh PAN. Ia menyebut masing-masing partai punya prediksi sendiri.

"Ya nggak apa-apa, silakan saja. Semua partai kan punya ininya (argumentasi) masing-masing. Silakan. Nanti kan pasti ketemu pada titik rembuk. Titik rembuk itulah yang akan memunculkan musyawarah," katanya.

Israel akan terus serang Suriah meski dibantu Rusia
Rizieq Shihab didiskriminasi di Arab Saudi
 Disoraki mahasiswa saat sebut Prabowo, Zulhas anggap bagian dari ekspresi
Rusia tuding Israel penyebab jatuh pesawat Ilyushin II-20
Rahasia menghasilkan anak seperti Sandiaga Uno
Meskipun menang pilpres, Prabowo tak bisa intervensi kasus Buni Yani
Golkar panggil caleg yang dukung Prabowo
 Fadli Zon laporkan balik Rian Ernest soal potong bebek angsa PKI
Berebut magnet Yenny Wahid
Bamsoet harap Yenny Wahid dukung Jokowi
Golkar anggap dukungan kadernya ke Prabowo bukan suara resmi partai
Forum caleg Golkar dukung Prabowo-Sandiaga Uno
Golkar nilai perempuan penentu utama, bukan objek pelengkap
Menyusui tandem butuh dukungan ayah ASI
Mardani dapat tugas kawal suara emak-emak
Fetching news ...