Pemerintah harus berani realisasikan bank umroh dan haji

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Pemerintah harus berani realisasikan bank umroh dan haji “Butuh keberanian dan niat baik untuk merealisasikan ide bank haji dan umroh." - Bambang Budi Santoso

Anggota Komisi VIII DPR RI Bambang Budi Santoso mendesak pemerintah untuk berani melakukan inovasi pelayanan haji dan umroh dengan mendirikan sebuah bank khusus untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat beribadah ke Tanah Suci.

“Butuh keberanian dan niat baik untuk merealisasikan ide bank haji dan umroh. Kita tahu, di negara lain, seperti Malaysia, bank tersebut cukup berhasil,” kata Bambang kepada Rimanews di Jakarta, Rabu (11/07/2018).

Menurutnya, keberadaan bank ini penting untuk menjamin keamanan dana umrah dan haji para jamaah serta mengantisipasi terjadinya kerugian mereka yang gagal berangkat. Selain itu, bank haji akan meminimalkan peluang penipuan oleh agen travel bodong.

“Kami meminta bank haji ini didaftarkan sebagai inventaris masalah untuk segera dicarikan solusinya,” ungkap politisi PAN ini.

Sementara itu, terkait musim haji yang akan segera tiba, Bambang mengingatkan pemerintah untuk menjamin kelancaran, keamanan dan kenyamanan jemaah.

“Terkadang, dalam even besar seperti ini, masalah kecil yang tadinya dianggap enteng ternyata dapat menjadi masalah besar. Untuk itu, pemerintah harus betul-betul cermat melakukan persiapan dan antisipasi, di berbagai bidang: kesehatan, keamanan, katering, dan sebagainya,” ujarnya.

Pada musim haji tahun ini, Kementerian Agama mengatakan bahwa jemaah akan menerima layanan sebanyak 75 kali selama di Arab Saudi. Jumlah ini lebih banyak dibanding tahun lalu yang hanya 60 kali. Sebanyak 40 kali makan di Makkah, sekali di bandara, 18 kali di Madinah, dan 16 kali saat fase puncak haji di Arafah-Muzdalifah-Mina atau Armina.

“Penambahan jatah tahun ini jangan sampai membuat panitia kewalahan, apalagi sampai telat seperti beberapa tahun lalu,” ingatnya.

Persiapan ibadah Haji

Di pihak lain, pemerintah mengaku persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2018 terus dikebut. Misalnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyiapkan 7 ton obat untuk jamaah haji nanti.

Beberapa dokter spesialis juga diturunkan, antara lain lima orang dokter jantung, enam orang dokter kesehatan jiwa, enam dokter spesialis paru, satu orang dokter penerbangan, dua orang dokter anastesi serta dokter bedah dan rehab medis.

Kemenkes memprediksi gangguan pernapasan atas (Ispa) masih akan banyak ditemui nanti. Oleh karena itu, pemerintah mengimbau jemaah haji selalu memakai masker dan menjaga supaya tidak dehidrasi.

Saat musim haji nanti, suhu di Arab Saudi diprediksi lebih dari 53 derajat celcius. Ancaman yang bisa terjadi adalah jamaah mengalami head stroke atau pengentalan darah karena suhu yang sangat panas.

"Untuk menghadapi risiko gangguan kesehatan, kami telah menyiapkan satu set perlengkapan, terdiri dari kacamata ultraviolet, payung, topi, botol minum, masker, dan semprotan untuk muka," terang Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusuf Singka di Jakarta,  Sabtu (07/07/2018).

"Kacamata hitam sebagai pelindung diri dari debu dan cuaca panas, masker alat pelindung diri juga," sambungnya.

Menurut Eka,  sebagian perlengkapan akan dibagikan saat jemaah di embarkasi Tanah Air. Misalnya, botol air minum dan semprotan air. "Saat di embarkasi,  kami juga akan membagikan cream atau balsem penghilang rasa pegal," tuturnya.

Sementara itu, perlengkapan lainnya  akan dibagikan di hotel jemaah,  Makkah atau Madinah,  saat kegiatan penyuluhan kesehatan.

Selain itu, Kemenkes juga telah menyiapkan 20.400 sandal. Sandal ini akan diberikan kepada jemaah yang kehilangan sandal saat di masjid, baik Masjidil Haram maupun Nabawi.

Ditambahkan Eka, Kemenkes saat ini juga tengag menyiapkan layanan Klinkk Kesehatan Haji Indonesia di Bandara Jeddah. Saat ini,  layanan tersebut masih dikoordinasikan dengan Kantor Urusan Haji (KUH)  KJRI di Jeddah.

Demokrat upayakan Jokowi tak lawan kotak kosong
PKS minta kader belajar dari kemenangan Erdogan
Usir jerawat dengan kulit semangka
Gerindra daftarkan mantan koruptor di Pileg 2019
Ngabalin jadi komisaris Angkasa Pura, Fadli: BUMN amburadul
Bumi Manusia bukan sekadar cinta Minke dan Annelies
Politisi berbondong-bondong ke NasDem, ada apa?
Politisi terima uang transfer untuk pindah partai harus lapor KPK
Riza Chalid penampakan di acara NasDem, sudah aman?
Golkar ngotot daftarkan caleg mantan napi korupsi
Nikmati empat hari Festival Bunaken
Film ’22 Menit’ hadir di Anugrah Jurnalistik Polri 2018
Etika politik dan pindah partai
Dukung pilkada damai, Polri gelar Anugrah Jurnalistik 2018
Jokowi belum temukan solusi akurkan SBY-Megawati
Fetching news ...