Gerindra yakin Prabowo berpeluang besar kalahkan Jokowi

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Gerindra yakin Prabowo berpeluang besar kalahkan Jokowi

Ketua DPP Partai Gerindra, Nizar Zahro mengatakan Prabowo Subianto memiliki peluang besar untuk mengalahkan Joko Widodo pada Pilpres tahun depan

“Partai Gerindra melihat dari hasil survei, menyimpulkan pemilih yang sudah menentukan pilihannya akan memilih Jokowi 38 persen yang artinya Partai Gerindra masih memiliki peluang besar untuk memenangkan pemilu presiden 2019,” katanya di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (13/07/2018).

Untuk memenangkan kesempatan tersebut, Gerindra mengaku harus menggabungkan sebanyak mungkin partai, tidak hanya sekadar memenuhi ambang batas pencalonan presiden dan calon wakil presiden. Oleh karena itu, Gerindra masih terus membangun komunikasi intensif dengan partai politik mitra koalisi.

"Karena itu, Partai Gerindra akan membangun koalisi dengan mengajak sebanyak-banyaknya partai politik," katanya.

Nizar mengatakan koalisi akan mengumumkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden sebelum 10 Agustus 2018.

"Partai Gerindra akan mengusung calon presiden Prabowo Subianto, sedangkan calon wakil presidennya bisa berasal dari partai politik mitra koalisi atau dari profesional," katanya.

Menurut dia, Partai Gerindra selama ini sudah membangun komunikasi intensif dengan Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional, dan akan menerima Partai Demokrat jika ingin berkoalisi dengan Partai Gerindra.

Anggota Komisi X DPR RI ini menjelaskan, kalau koalisi hanya dua partai dan partai mitra koalisi mengusung calon wakil presiden, maka koalisinya sudah lama terbentuk. "Namun, Partai Gerindra juga mencari untuk memenangkan pemilu presiden," katanya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN, Yandri Susanto, menyampaikan harapannya supaya Partai Gerindra dapat memilih Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Menurut dia, pasangan Prabowo-Zulkifli akan cocok, karena PAN dan Gerindra memiliki kesamaan visi dan misi.

Menurut Susanto, PAN juga memiliki pengalaman mengusung capres dan cawapres. Para Pemilu 2004, Amien Rais yang saat itu menduduki jabatan ketua umum DPP PAN diusung sebagai calon presiden. Kemudian pada Pemilu 2014, PAN juga mengusung calon wakil presiden Hatta Rajasa yang saat itu ketua umum DPP PAN.

Sandiaga Uno akui kekayaannya fluktuatif
Jangan khianati nenek moyang yang hadirkan kedamaian di bumi pertiwi
Rupiah masih terseok di atas Rp14.600
Cari istri perawan? di sini tempatnya
Sunan Kalijaga janji tak akan sebar hoaks demi menangkan Jokowi
Ma'ruf Amin bukan sosok intoleran
PKB kritik pilihan cawapres Prabowo tak dengarkan aspirasi umat muslim
Budget traveling yang sehat untuk generasi milenial
Siap menang Pilpres, Koalisi Indonesia Kerja latih para jubir kampanye
Sri tegaskan kondisi rupiah berbeda dari lira
Prabowo-Sandi kantongi nama-nama tim pemenangan
Koalisi bekali jubir materi keberhasilan Jokowi
Prabowo sebut lebih baik terjun daripada disuntik
Koalisi Jokowi kerahkan 225 jubir
Melewatkan sarapan untuk diet adalah salah besar
Fetching news ...